IANI Sumut Soroti Musprov KONI Sumut, Harap Pimpinan Baru Punya Rekam Jejak di Dunia Olahraga

IANI Sumut: Jangan Seperti Pilih Kucing Dalam Karung di Musprov KONI Sumut

Apr 7, 2025 - 18:17
 0
IANI Sumut Soroti Musprov KONI Sumut, Harap Pimpinan Baru Punya Rekam Jejak di Dunia Olahraga
Ikatan Atlet Nasional Indonesia (IANI) Sumatra Utara

SUMUTJUARA - Ikatan Atlet Nasional Indonesia (IANI) Sumatra Utara menyoroti pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut yang akan digelar pada 15 April 2025.

Para mantan atlet nasional asal Sumut berharap agar pemimpin baru KONI Sumut benar-benar merupakan sosok yang tepat dan memahami dunia olahraga.

Ketua Umum IANI Sumut, Lamhot Simamora, menekankan pentingnya memilih figur yang benar-benar kompeten. Ia mengingatkan bahwa memimpin KONI bukan tugas mudah, apalagi dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan prestasi pasca-Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

“Jangan sampai kita salah pilih. Jangan seperti membeli kucing dalam karung. Sampai saat ini belum ada tokoh dengan rekam jejak kuat di bidang olahraga yang muncul sebagai kandidat,” ujar Lamhot yang didampingi Sekretaris IANI Sumut, Eka Setya Wirawan Siregar, Senin (7/4/2025).

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Lamhot juga menyoroti pencapaian Sumut yang berhasil masuk empat besar di PON 2024. Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga bahkan ditingkatkan untuk PON 2028. Ia khawatir jika KONI dipimpin oleh orang yang tidak berpengalaman dalam bidang olahraga, justru akan menghambat perkembangan prestasi atlet.

“Pencapaian di PON 2024 itu prestasi besar. Tapi kalau salah pilih pemimpin KONI, bisa-bisa prestasi itu turun lagi. Jadi harus yang benar-benar paham olahraga,” tambahnya.

IANI Sumut bahkan sejalan dengan pernyataan Sekretaris Umum FORKI Sumut, Zulkarnaen Purba, yang menyarankan agar KONI Sumut kembali dipimpin oleh kepala daerah, dalam hal ini Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Zulkarnaen menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (revisi dari UU Nomor 3 Tahun 2005), pejabat publik diperbolehkan menjabat sebagai Ketua Umum KONI.

“Gubernur Bobby sudah terbukti punya kepedulian besar terhadap olahraga. Ia memperjuangkan penghapusan pajak bonus atlet PON 2024 dan menaikkan bonus untuk nomor beregu. Peparnas pun diberikan bonus yang adil. Jadi, kami menilai beliau layak memimpin KONI Sumut,” kata Eka menambahkan.

Tak hanya itu, Eka juga menyinggung soal anggaran yang kerap menjadi kendala di Sumut. Menurutnya, jika kepala daerah yang memimpin KONI, pengelolaan anggaran bisa lebih maksimal dan terarah.

“Kalau gubernur langsung yang pegang, harapannya anggaran bisa lebih baik. Di olahraga modern, anggaran harus disesuaikan dengan program, bukan sebaliknya. Ini yang jadi masalah di Sumut selama ini,” tegasnya.

Adapun proses penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum KONI Sumut akan dimulai pada Selasa, 8 April 2025. Para bakal calon diwajibkan mengambil formulir dan menyertakan rekomendasi tertulis dari minimal 30 persen dukungan, yaitu 11 dari 33 KONI kabupaten/kota serta 18 dari 62 pengurus provinsi cabang olahraga atau badan fungsional yang masih aktif.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow