Isu PSDS Deli Serdang Dijual ke Bontang Dibantah Manajemen: “PSDS Tetap Milik Deli Serdang”
Kabar mengejutkan mengguncang dunia sepak bola Sumatera Utara. Klub kebanggaan warga Deli Serdang, PSDS, dikabarkan telah dijual ke Kalimantan Timur dan berganti nama menjadi Bontang Khatulistiwa.
BOLAHITA - Kabar mengejutkan mengguncang dunia sepak bola Sumatera Utara. Klub kebanggaan warga Deli Serdang, PSDS, dikabarkan telah dijual ke Kalimantan Timur dan berganti nama menjadi Bontang Khatulistiwa.
Isu yang pertama kali mencuat di media sosial ini sontak memicu kehebohan dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan “Traktor Kuning”.
Menanggapi rumor tersebut, manajemen PT Traktor Kuning Deli Serdang akhirnya angkat bicara. Manajer klub Herman Sagita atau akrab disapa Cinwa, menegaskan bahwa PSDS hingga kini masih sepenuhnya milik masyarakat Deli Serdang dan tidak pernah dijual kepada pihak manapun.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
“Yang buat isu siapa? Kalau mau dijual, tentu harus melalui notaris dan ada rapat persetujuan seluruh pemegang saham. Sampai saat ini belum ada keputusan untuk menjual klub,” tegas Herman, Rabu (22/10/2025).
Ia mengakui memang ada beberapa pihak dari luar daerah yang menunjukkan ketertarikan untuk membeli PSDS, termasuk dari Kalimantan Timur. Namun keputusan sepenuhnya berada di tangan pemegang saham dan pemerintah daerah.
Cinwa membenarkan bahwa Wakil Wali Kota Bontang sempat menghubunginya dengan tawaran pembelian senilai Rp3 miliar, tetapi tawaran itu langsung ditolak setelah ia berkonsultasi dengan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan.
“Memang benar ada minat dari Bontang. Tapi kemarin saya sudah ketemu Pak Bupati. Kesimpulannya tegas, pesan beliau: jangan dijual. PSDS harus tetap ikut kompetisi Liga 3. Bahkan Pak Bupati bilang, kalau soal dana, pemerintah daerah siap membantu dari APBD,” ujar Cinwa.
View this post on Instagram
Ia menambahkan, para pemegang saham PSDS sempat menggelar rapat beberapa minggu lalu di Kantor Disbudporapar Deli Serdang, membahas masa depan klub dan kesiapan tampil di musim depan. Namun, belum ada keputusan resmi terkait arah klub.
Pertemuan dengan Bupati Deli Serdang disebut membawa angin segar bagi kelangsungan PSDS, dengan komitmen pemerintah daerah untuk tetap mempertahankan klub bersejarah ini di Deli Serdang.
“Dengan dukungan Pak Bupati, kami optimistis PSDS bisa kembali tampil di Liga 3. Intinya, PSDS tetap milik Deli Serdang,” tegas Cinwa.
Sebagai informasi, PSDS memang tengah menghadapi krisis finansial dalam beberapa musim terakhir. Setelah sempat promosi ke Liga 2 pada 2022/2023, PSDS harus terdegradasi ke Liga 3 di musim berikutnya. Meski sempat terseok-seok di dua putaran awal Liga 3 2024/2025, PSDS berhasil bertahan lewat babak playoff—meski dengan kondisi keuangan yang sangat terbatas.
What's Your Reaction?