Jadwal MotoGP 2024 Timbulkan Kekhawatiran Marc Marquez
Dorna Sport baru-baru ini mengumumkan jadwal MotoGP musim 2024, yang akan mencakup 22 seri balapan. Ini berarti setiap pembalap akan menghadapi total 44 balapan selama satu musim, dengan rincian 22 balapan utama dan 22 sprint race.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Penambahan jumlah seri dalam MotoGP musim 2024 telah menimbulkan kekhawatiran bagi Marc Marquez. Pembalap Repsol Honda ini mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap perubahan tersebut.
Dorna Sport baru-baru ini mengumumkan jadwal MotoGP musim 2024, yang akan mencakup 22 seri balapan. Ini berarti setiap pembalap akan menghadapi total 44 balapan selama satu musim, dengan rincian 22 balapan utama dan 22 sprint race.
Keputusan ini telah memicu reaksi keras dari beberapa pembalap, termasuk Brad Binder dan Fabio Quartararo, yang menolak perubahan ini dengan alasan bahwa itu akan meningkatkan beban fisik dan tekanan mental.
Ternyata, Marc Marquez juga merasa keberatan dengan peningkatan jumlah seri dalam musim 2024. Marquez, yang dikenal sebagai "The Baby Alien," berpendapat bahwa penambahan ini bisa membuat balapan semakin berisiko.
"Saya sepenuhnya setuju dengan Quartararo. 22 balapan itu sangat banyak. Terlebih lagi, sekarang bukan hanya 22 balapan, tetapi 44," kata Marquez.
Dia melanjutkan, "Sprint race bukan lagi sekadar balapan biasa, tetapi menjadi balapan yang sebenarnya. Lihat saja cedera yang dialami oleh para pembalap musim ini, banyak di antaranya terjadi saat lap pertama, di mana kita harus mengambil risiko karena tekanan yang tinggi."
Meskipun memiliki kekhawatiran, Marquez menyadari bahwa dia harus menerima situasi ini. Dia menyadari bahwa dengan penambahan balapan, beban fisik dan mental akan semakin besar, dan dia perlu beradaptasi dengan jadwal balapan yang padat.
"Jadwal baru ini memang terlalu padat, sedangkan jadwal yang lama sudah cukup baik. Kami harus dengan cepat beradaptasi dengan jadwal yang baru ini," kata Marquez.
"Ini akan sangat menuntut fisik kami. Jika kami lelah, kami bisa kehilangan konsentrasi, dan kehilangan konsentrasi dapat mengakibatkan kecelakaan atau kesalahan besar," tambah pembalap MotoGP enam kali juara dunia ini.
What's Your Reaction?