Joko Susilo Sebut PSMS Butuh Pemain Asing di Liga 2
Joko menyatakan, kehadiran pemain asing juga akan berdampak positif bagi daya saing liga. Pemain asing tentunya memiliki kemampuan yang bagus.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Regulasi Liga 2 musim 2023/2024 mendatang termasuk pengenalan kuota pemain asing. Kompetisi kasta kedua ini terakhir kali menampilkan pemain asing pada tahun 2014 saat masih bernama Divisi Utama.
Kelonggaran klub Liga 2 untuk merekrut pemain asing disambut positif, termasuk oleh bek PSMS Medan Joko Susilo.
"Menyenangkan ada pemain asing di Liga 2. Menambah motivasi dan semangat menghadapi pemain dari luar negeri. Brand liga semakin berkembang. Seperti dulu Liga 2 punya brand uniknya sendiri," kata Joko Susilo, Selasa ( 18/7/2023).
Joko menyatakan, kehadiran pemain asing juga akan berdampak positif bagi daya saing liga. Pemain asing tentunya memiliki kemampuan yang bagus.
“Tidak akan mudah bersaing dengan mereka karena mereka didatangkan dengan niat serius dan tentunya memiliki kekuatan masing-masing. Ini akan menciptakan kompetisi yang sehat dan intens, sepak bola yang bergerak cepat dengan banyak drama di Liga 2 dengan tambahan pemain asing. pemain. Itu menaikkan level," tambah bek berusia 27 tahun itu.
Joko berharap timnya, PSMS Medan, juga merekrut pemain asing. Sejauh ini, Ayam Kinantan belum mengumumkan target pemain asing.
"Harapan kami, mereka direkrut untuk mengangkat tim. PSMS harus memiliki mereka. Itu menambah keunikan tim dan menjadi brand yang menarik penonton untuk datang dan menonton pertandingan di stadion," imbuhnya.
Musim ini akan menjadi kali ketiga Joko Susilo mewakili PSMS Medan. Saat pertama kali bergabung di Liga 2 musim 2021, Joko langsung dipercayakan peran sebagai bek tengah. Di bawah kepemimpinannya, PSMS melaju ke babak perempat final.
Musim lalu, Joko bahkan ditunjuk sebagai kapten tim. Dia bermain dalam enam pertandingan sebelum kompetisi dihentikan karena tragedi Kanjuruhan.
Setelah kompetisi Liga 2 dihentikan, Joko sempat bergabung dengan Arema FC di Liga 1. Ia tampil dalam sembilan pertandingan dan mencetak satu gol untuk Singo Edan, julukan Arema. Saat PSMS Medan memanggilnya kembali musim ini, Joko memilih kembali ke klub lamanya.
What's Your Reaction?