Jual Beli Atlet PON Masih Terjadi. KONI Jateng : Harus Dihentikan

Menghindari Jual Beli Atlet, Regulasi Harus Diperketat

Oct 28, 2021 - 11:40
 0
Jual Beli Atlet PON Masih Terjadi. KONI Jateng : Harus Dihentikan
Pesta kembang api saat acara ceremony penutupan PON XX Papua 2021 (foto : PB PON)

JAKARTA - Jual beli atlet dari daerah lain pada PON masih terjadi. Termasuk pada even PON di Papua kemarin. 

Kejadian itu sangat disayangkan KONI Jawa Tengah. Itu karena atlet dari provinsi mereka justru memperkuat Papua.

Dikutip dari harianmerapi, Pelaksana Tugas Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Tengah Bona Ventura Sulistiana berharap jual beli atlet tersebut harus dihentikan.

"Ada atlet dan pelatihnya dari Jateng, atletnya mendapatkan medali emas untuk Papua. Padahal itu atlet Jateng, artinya atlet dan pelatih itu sudah terbeli, hal itu harus menjadi evaluasi," kata Bona Ventura.

Menurut Bona Ventura, menghindari jual beli atlet tersebut secara regulatif harus diperketat dan pada gilirannya memang yang bersentuhan langsung itu teman-taman KONI kabupaten/kota untuk mengawasi.

"Kira-kira mana yang potensi itu dibina, didekati secara terus-menerus. Kalau sudah seperti itu saya kira mereka tidak akan tergiur dan pola-pola pemberian tali asih kepada atlet berprestasi," kata Bona Ventura. 

Dia menyampaikan selain pemberian bonus, yang primer itu misalnya dibantu untuk sekolahnya dan pekerjaannya akan betul-betul lebih mengikat.

Ia meuturkan kejadian di PON Papua kemarin cukup tragis, atlet asal Jateng itu kebetulan mendapat medali emas.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow