Kata Pelatih PSMS Miftahudin Mukson Soal Kekalahan Pertamanya dari Semen Padang
PSMS Medan gagal mendapatkan kemenangan setelah dikalahkan tim tamu Semen Padang FC pada hari Jumat, 1 Desember 2023 di Stadion Baharuddin dengan skor 1-2.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
BOLAHITA - Pelatih PSMS Medan Miftahudin Mukson buka suara terkait kekalahan perdananya pasca menangani tim berjuluk Ayam Kinantan di Liga 2 Indonesia.
PSMS Medan gagal mendapatkan kemenangan setelah dikalahkan tim tamu Semen Padang FC pada hari Jumat, 1 Desember 2023 di Stadion Baharuddin dengan skor 1-2.
Dua gol kemenangan Semen Padang FC dicetak oleh Kenneth Ikechukwu Ngwoke menit ke-30 dan Ahmad Ikhwani menit ke-65. Sedangkan gol tunggal PSMS Medan dicetak Jose Valencia lewat titik putih menit ke-60.
Kekalahan ini pun menjadi hasil terburuk bagi Miftahudin Mukson selama menukangi PSMS Medan. Usai pertandingan, esk pelatih Persekat Tegal menyampaikan hal ini kepada awak media.
Dia pun menyampaikan permintaan maaf atas hasil tersebut, mengakui bahwa tidak ada tim yang ingin kalah, dan sebagai pelatih, dia merasa bertanggung jawab penuh atas kinerja timnya di lapangan.
"Pertama-tama saya minta maaf karena kekalahan pertama ini. Tidak ada yang mau kalah, artinya saya juga tidak bisa menyalahkan karena semua tanggung jawab dari tim ini adalah saya di lapangan. Memang hasilnya tidak sesuai harapan kita, tapi ini adalah sepakbola," ujarnya di hadapan awak media.
Miftahudin juga menyoroti upayanya dalam membuat perubahan taktis hingga menit terakhir, memasukkan semua striker yang tersedia, namun hasilnya tidak mendukung timnya. Dia menyatakan bahwa lawan lebih efektif dalam pemanfaatan peluang.
"Mungkin bisa melihat bagaimana cara kami bermain. Kami sudah berusaha, namun ada peluang-peluang yang tidak bisa kami konversi menjadi gol. Ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Ini adalah tantangan yang harus kita hadapi, semoga ke depannya bisa lebih baik," katanya.
Dia menegaskan bahwa semua anggota tim, termasuk Fardan Harahap dan Sandeni, telah terlibat secara maksimal dalam pertandingan tersebut. Miftahudin juga mengakui bahwa masalah finishing, pembagian tugas, dan ruang adalah aspek yang harus diperbaiki, baik dari segi taktikal maupun psikologis.
Di sisi lain, Miftahudin bertekad memberikan hasil positif untuk PSMS yang masih memiliki dua pertandingan sisa. Seperti diketahui, PSMS Medan akan menjamu PSPS Pekanbaru pada 9 Desember mendatang, dsn bertsndang ke markas Sriwijaya FC, 17 Desember mendatang.
"Kami akan bekerja keras pada dua pertandingan terakhir. Saya optimis tim ini akan lolos ke 12 besar. Tak perlu khawatir, saya akan bertanggung jawab jika ada masalah dengan tim ini," tegasnya didampingi bek PSMS asal Korea, Gisu-Kim
View this post on Instagram
What's Your Reaction?