Kedah Dapat Dukungan FAM, Bali United Minta Suporter Penuhi Stadion Dipta
Kedah Dapat Dukungan FAM, Bali United Minta Suporter Penuhi Stadion Dipta
DENPASAR - Satu hal yang diyakini pelatih Pelatih Bali United, Stefano Cugurra jelang laga perdananya di AFC Cup 2022 adalah soal best performance lawannya, Kedah FC.
Itu karena federasi sepakbola Malaysia, FAM memberikan dukungan menjelang laga Kedah FC dengan Bali United di Stadion Dipta, Gianyar Bali.
Dukungan yang dimaksud adalah penundaan laga Kedah melawan Johor Darul Takzim. Laga lanjutan Liga Malaysia sedianya digelar akhir pekan lalu. Namun, karena Kedah bermain di Piala AFC, laga pun ditunda.
Sehingga Stefano Cugurra berharap peran dari suporter Bali United di Stadion Dipta nanti bisa maksimal, mereka diharapkan memadati tribun.
Kedah akan menjadi lawan perdana Bali United pada Piala AFC 2022 Grup G. Laga ini dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (24/6) malam atau setelah partai Visakha FC melawan Kaya FC Iloilo.
"Kedah merupakan tim tradisional dari Malaysia. Saya sudah kerja di liga sana (Malaysia). Saya tahu mereka tim kuat dengan pemain-pemain bagus. Kita harus respect sama Kedah," kata Stefano Cugurra.
"Seharusnya mereka sudah main kemarin lawan JDT, tapi federasi dari Malaysia bantu buat menunda pertandingan. Ketika laga ditunda, mereka pasti datang lebih siap," lanjut pelatih yang akrab disapa Teco ini.
Untuk menambah kekuatan, Teco pun berharap suporter bisa memenuhi stadion saat pertandingan. Ada belasan ribu tiket yang dijual sejak awal pekan ini.
"Kami harus kerja keras buat bisa memenangkan pertandingan. Saya pikir positif ketika suporter Bali bisa kasih semangat, kasih tekanan buat lawan, pasti kita main di rumah bisa mendapatkan hasil positif," tutur Teco.
Bali United telah berupaya maksimal membuat stadion penuh. Tiket termurah dijual Rp75 ribu untuk tribun terbuka. Sementara untuk tribun tertutup dijual Rp350 ribu.
Sebelum melakukan penjualan, pada pekan lalu Bali United membuat program vaksin booster bersama Pemerintah dan Polres Gianyar. Program ini dilakukan agar suporter memenuhi syarat masuk ke stadion.
What's Your Reaction?