Kode Victor Osimhen untuk Masa Depannya di Napoli
Apalagi, Osimhen telah membantu Napoli meraih gelar Serie A di era kepelatihan Luciano Spalletti.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Penyerang asal Nigeria, Victor Osimhen, telah membela Napoli selama tiga tahun dan namanya kerap dikaitkan dengan klub-klub top Eropa lainnya dalam bursa transfer pemain.
Apalagi, Osimhen telah membantu Napoli meraih gelar Serie A di era kepelatihan Luciano Spalletti.
Osimhen, yang berusia 24 tahun, dikenal sebagai penyerang top di Eropa dan menjadi komoditas yang diminati. Rumor kepindahannya kembali mencuat, terutama karena Napoli sedang mengalami fase adaptasi setelah kepergian Spalletti, dan kini klub dilatih oleh Rudi Garcia.
Pada sebuah podcast bersama John Obi Mikel, mantan gelandang Chelsea, Osimhen memberikan kode terkait klub yang mungkin akan dibelanya di masa depan.
Ia menyampaikannya dengan menyebut dua klub, "Saya tidak punya tim favorit di Premier League, tapi saya punya dua jersey: Chelsea dan Man United. Banyak teman saya adalah penggemar Chelsea, dan hanya sedikit yang merupakan penggemar Man United," ungkap Osimhen.
Kedua klub yang disebutkan oleh Osimhen sebelumnya tertarik mendatangkannya pada musim panas 2023, namun karena Napoli menetapkan harga tinggi, baik Chelsea maupun Man United membatalkan niat mereka.
Chelsea telah mendatangkan dua striker baru, yaitu Christopher Nkunku dan Nicolas Jackson, sementara Man United akhirnya merekrut Rasmus Hojlund dari Atalanta.
Osimhen juga mengonfirmasi adanya tawaran dari klub Arab Saudi pada musim panas 2023, namun ia tetap memilih melanjutkan karier di Eropa dengan menolak tawaran menggoda dari Arab Saudi.
"Saya tidak pernah mempertimbangkan untuk pergi pada awal musim panas. Namun, ketika tawaran besar datang dari klub Saudi, itu cukup menggiurkan. Ada pertemuan besar. Saya mengadakan tiga pertemuan dan memutuskan untuk tetap bersama tim," tambah Osimhen.
"Pada bulan Agustus, itu merupakan keputusan besar yang harus saya ambil. Semakin saya menolak tawaran dari mereka, semakin mereka meningkatkan penawaran mereka. Itu benar-benar seperti 'wow', mereka tidak pernah menyerah hingga akhir jendela transfer," jelasnya.
What's Your Reaction?