Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Denda untuk PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh
Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi menjatuhkan sejumlah sanksi kepada PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh akibat pelanggaran yang terjadi dalam laga Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Teladan, Medan, pada 25 Oktober 2025
BOLAHITA - Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi menjatuhkan sejumlah sanksi kepada PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh akibat pelanggaran yang terjadi dalam laga Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Teladan, Medan, pada 25 Oktober 2025.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Komdis PSSI mencatat beberapa insiden yang melibatkan suporter dan ofisial dari kedua tim.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Tiga Pelanggaran PSMS Medan
PSMS Medan menjadi klub dengan jumlah pelanggaran terbanyak pada laga tersebut. Total, klub berjulukan Ayam Kinantan itu dijatuhi tiga denda terpisah dengan nilai keseluruhan mencapai Rp60 juta.
-
Pelemparan Gulungan Kertas ke Lapangan
Penonton PSMS Medan kedapatan melempar gulungan kertas ke dalam area lapangan pertandingan.-
Keputusan Komdis: Denda sebesar Rp15.000.000.
-
-
Suporter Masuk ke Area Lapangan
Tiga orang suporter PSMS Medan dilaporkan memasuki area sisi lapangan di belakang gawang selatan.-
Keputusan Komdis: Denda sebesar Rp30.000.000.
-
-
Yel-Yel Provokatif dan Penghinaan
Suporter PSMS juga diketahui menyanyikan yel-yel bernada provokatif dan menghina terhadap tim Persiraja Banda Aceh serta perangkat pertandingan.-
Keputusan Komdis: Denda sebesar Rp15.000.000.
-
Dengan demikian, PSMS Medan diwajibkan membayar total Rp60.000.000 atas tiga pelanggaran disiplin tersebut.
View this post on Instagram
Sanksi untuk Persiraja Banda Aceh
Tidak hanya PSMS, tim tamu Persiraja Banda Aceh juga turut menerima sanksi dari Komdis PSSI. Salah satu ofisial mereka, Muhammad Yasir Syamsudin, terbukti melakukan tindakan tidak sportif dengan melempar air minum kemasan ke arah penonton di tribun VIP barat.
-
Keputusan Komdis: Denda sebesar Rp15.000.000.
Dengan keputusan ini, PSSI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketertiban dan sportivitas dalam setiap pertandingan Pegadaian Championship 2025/2026. Seluruh klub diimbau agar lebih tegas mengawasi perilaku suporter dan ofisial agar kejadian serupa tidak terulang.
What's Your Reaction?