Medan Juara Umum Kejuaraan Judo Terbuka Piala Wali Kota 2025
Kejuaraan Judo Terbuka se-Sumatera Utara memperebutkan Piala Wali Kota Medan 2025 resmi berakhir di Padepokan Judo PJSI Sumut, Minggu (7/9/2025).
SUMUTJUARA - Kejuaraan Judo Terbuka se-Sumatera Utara memperebutkan Piala Wali Kota Medan 2025 resmi berakhir di Padepokan Judo PJSI Sumut, Minggu (7/9/2025). Kontingen Medan keluar sebagai juara umum setelah meraih koleksi 8 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.
Medali emas Medan disumbangkan oleh Adrian Cholas Parhusip (-50 kg), Ghaftan Rezky Aufraiz (-55 kg), Realdi Agus Wira Parhusip (-60 kg), Jonathan Abigael Panggabean (-73 kg), Okky Wicakson (-90 kg), Willy Pratama (+90 kg), Johan Syahkila Lubis (-63 kg), dan Helena Susyen (+70 kg).
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Persaingan berlangsung ketat dengan Serdang Bedagai (Sergai) yang menempel ketat, meraih 5 emas, 4 perak, dan 6 perunggu. Emas Sergai datang dari Shifa Annisa (-35 kg), Adelia Sari Lubis (-52 kg), Mutiara Ocean Sinaga (-48 kg), Glen Cristian Tampubolon (-40 kg), serta Jims Kristoper Lubis (-66 kg).
Dairi menempati posisi ketiga dengan 1 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Emas mereka diraih mantan penghuni pelatnas, Nanda Olivia Banurea. Sementara Binjai finis di urutan keempat dengan raihan 1 emas dan 2 perunggu.
Kejuaraan ini diikuti 194 pejudo dari 18 kabupaten/kota se-Sumut dengan mempertandingkan 19 nomor (10 putra, 9 putri). Ajang resmi dibuka Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang berharap lahir atlet-atlet berprestasi untuk mengharumkan nama Kota Medan dan Sumut di kancah nasional maupun internasional.
Ketua KONI Medan, Aswindy Fachrizal, mengapresiasi kejuaraan ini dan berharap dapat digelar rutin setiap tahun. Bahkan, bulan depan akan berlangsung Porkot Medan ke-15 yang juga mempertandingkan cabang judo.
Sementara itu, Ketua Pengkot PJSI Medan, Josef Yus, menegaskan turnamen ini juga menjadi ajang seleksi menuju PON Bela Diri di Kudus, 12 Oktober mendatang. Adapun Ketua Pengprov PJSI Sumut, M. Arief Fadhillah, menilai hasil tahun ini menunjukkan persaingan semakin ketat.
“Terbukti Sergai hanya berselisih satu emas dari Medan. Ini bukti daerah lain mulai bangkit dan berpotensi melahirkan atlet andalan untuk Sumut,” pungkasnya.
What's Your Reaction?