MEDIA KOREA SELATAN RILIS VIDEO SHIN TAE-YONG MENAMPAR PEMAIN ULSAN HD
Media Korea Selatan, The JoongAng Ilbo, merilis sebuah video yang memperlihatkan Shin Tae-yong menampar salah satu pemain Ulsan HD, Jung Seung-hyun.
BOLAHITA - Media Korea Selatan, The JoongAng Ilbo, merilis sebuah video yang memperlihatkan Shin Tae-yong menampar salah satu pemain Ulsan HD, Jung Seung-hyun. Namun, dalam video yang diunggah ulang oleh akun X @KORFootballNews, aksi tamparan tersebut dinilai masuk dalam kategori candaan.
Hal ini tak lepas dari hubungan baik yang terjalin antara Shin Tae-yong dan Jung Seung-hyun. Keduanya pernah bekerja sama ketika Shin Tae-yong menjabat sebagai pelatih Timnas Korea Selatan U-23 hingga tim senior.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
“The JoongAng Ilbo merilis video yang memperlihatkan Shin Tae-yong menampar Jung Seung-hyun saat melatih Ulsan HD. Surat kabar itu juga menuduh Shin Tae-yong memukul pemain di bagian kepala atau tulang kering selama sesi latihan,” tulis akun @KORFootballNews.
Video tersebut pun menuai beragam respons dari masyarakat Indonesia di media sosial. Mayoritas warganet menilai tindakan Shin Tae-yong hanyalah bentuk candaan, bukan kekerasan.
Penilaian itu semakin menguat mengingat saat melatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kerap melakukan aksi bercanda yang bahkan terlihat lebih keras. Ia pernah tertangkap kamera memukul kepala Ramadhan Sananta dan Pratama Arhan menggunakan benda yang menyerupai galon.
View this post on Instagram
Selain itu, saat Timnas Indonesia U-23 berlaga di Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong juga sempat “mengeplak” kepala salah satu pemainnya, Jeam Kelly Sroyer. Meski demikian, tak satu pun pemain menunjukkan rasa marah. Justru, para pemain merespons dengan tawa lepas.
Tingkah laku Shin Tae-yong tersebut dinilai para pemain sebagai bentuk kedekatan dan kasih sayang pelatih asal Korea Selatan itu kepada anak asuhnya. Tak heran jika banyak pencinta sepak bola Tanah Air berharap Shin Tae-yong kembali menukangi Timnas Indonesia.
Meski demikian, pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan hingga kini belum ada tawaran dari PSSI untuk kembali menangani skuad Garuda.
What's Your Reaction?