Pj Gubernur Ajak Semua Pihak Ciptakan Pilkada Sumut Aman, Damai dan Sejuk

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Hassanudin dalam Rapat Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dengan KPU Kabupaten/Kota, yang digelar di Ballroom Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Jalan Kapten Maulana Lubis, Nomor 7 Medan, pada Kamis (2/5).

May 3, 2024 - 11:35
May 3, 2024 - 11:36
 0
Pj Gubernur Ajak Semua Pihak Ciptakan Pilkada Sumut Aman, Damai dan Sejuk

BOLAHITA, MEDAN - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Hassanudin, mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang. Dia menegaskan pentingnya menjaga agar Pilkada berjalan dengan aman, damai, dan kondusif.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Hassanudin dalam Rapat Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dengan KPU Kabupaten/Kota, yang digelar di Ballroom Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Jalan Kapten Maulana Lubis, Nomor 7 Medan, pada Kamis (2/5).

Hassanudin menekankan bahwa untuk mencapai hal tersebut, diperlukan kerja sama dari semua pihak, mengingat Sumut memiliki luas wilayah yang besar, dengan 25 Kabupaten, 8 Kota, 450 Kecamatan, 5.417 desa, serta 693 kelurahan, dan jumlah penduduk mencapai 15.401.094 jiwa.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

"Sebagai provinsi keempat terbesar dalam jumlah pemilihnya, dengan masyarakat yang heterogen, kami berharap pelaksanaan Pilkada di Sumut menjadi tolok ukur bagi penyelenggaraan Pilkada di seluruh Indonesia," ujar Pj Gubernur.

Hassanudin mengungkapkan bahwa pengalaman dari Pemilu serentak sebelumnya, yang meliputi pemilihan presiden/wakil presiden, DPD, DPR, serta anggota DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota, dapat menjadi acuan untuk kesuksesan Pilkada di Sumut.

"Saya memberikan apresiasi kepada KPU Sumut atas keberhasilan Pemilu serentak sebelumnya, dan saya yakin kerja sama antara KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota akan menjadi kunci kesuksesan dalam menghadapi tahapan Pilkada di Sumut. Meskipun modal dasar kesuksesan telah ada, kita harus tetap waspada terhadap berbagai permasalahan yang mungkin timbul," tambah Pj Gubernur Sumut.

Lebih lanjut, Hassanudin mengungkapkan bahwa alokasi dana untuk Pilkada Sumut telah disiapkan dalam dua badan penyelenggara dan pendukung pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu. Dana yang dialokasikan untuk KPU sebesar Rp705.953.943.895, dengan realisasi sebesar Rp247.083.880.373 pada tahun 2023, sementara sisanya akan direalisasikan pada tahun 2024.

Sedangkan untuk Bawaslu, dana yang telah dianggarkan sebesar Rp223.803.640.000, dengan realisasi sebesar Rp78.331.274.000 pada tahun 2023, dan sisa anggaran akan direalisasikan pada tahun 2024. Selain itu, telah dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk hibah pendanaan Pilkada 2024 kepada Kabupaten/Kota.

Pj Gubernur juga menekankan pentingnya partisipasi politik dari semua warga negara, terutama dalam Pilkada. Dia menyatakan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah pondasi utama bagi sistem demokrasi yang melibatkan partisipasi dari masyarakat.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menambahkan bahwa kesuksesan yang telah diraih dalam Pemilu sebelumnya dapat diterapkan dalam Pilkada Sumut. Namun, dia juga mengingatkan akan pentingnya tetap waspada terhadap berbagai persoalan yang mungkin muncul.

Ketua KPU Provinsi Sumut, Agus Arifin, menyatakan bahwa KPU Sumut dan KPU Kabupaten/Kota di seluruh Sumut telah berhasil menyelenggarakan Pemilu serentak dengan sukses, aman, dan kondusif, berkat dukungan dari semua pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sumut dan aparat keamanan.

"Kami berharap dukungan yang diberikan akan membantu Pilkada di Sumut juga berjalan dengan sukses, aman, dan kondusif," ucapnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow