Preview Inter Vs Milan: Tak Bukan Semudah Itu Il Rossoneri
Meski berstatus juara Liga Champions tujuh kali, Il Rossoneri menghadapi kesulitan untuk membalikkan keadaan.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Pada Rabu (17/05) dini hari WIB, Inter Milan akan bertanding melawan rival sekota AC Milan di Giuseppe Meazza dalam leg kedua semifinal Liga Champions. Il Nerazzurri membawa keunggulan 2-0 dari leg pertama.
Meski berstatus juara Liga Champions tujuh kali, Il Rossoneri menghadapi kesulitan untuk membalikkan keadaan.
Sejarah Liga Champions menunjukkan bahwa hanya satu tim yang berhasil menang di leg pertama dengan selisih dua gol atau lebih, namun gagal lolos, yaitu Barcelona pada musim 2018-2019 melawan Liverpool.
Inter memiliki catatan yang lebih baik dibanding Milan, karena mereka telah mengalahkan Milan tiga kali pada seluruh kompetisi dari Serie A, Piala Super Italia, dan Liga Champions musim ini. Oleh karena itu, Milan harus bekerja keras untuk membalikkan agregat gol 0-2.
Milan Skriniar dan Dalbert masih absen untuk Inter Milan. Pelatih Simone Inzaghi tidak akan banyak mengubah formasi Inter dari leg pertama.
Sementara itu, Milan masih menunggu kabar kepulihan penyerang andalan mereka, Rafael Leao, yang cedera bersama dengan Rade Krunic, Junior Messias, dan Alessandro Florenzi. Ismael Bennacer dan Zlatan absen karena cedera.
Inzaghi meminta Inter untuk tetap tenang dan bermain dengan kepala dingin. Kesatuan tim akan sangat penting melawan tim seperti Milan.
Stefano Pioli masih menjaga harapan Milan untuk lolos ke final dan membalikkan agregat gol. Menurutnya, Milan harus kompak dalam permainan dan seimbang pada fase bertahan dan ofensif.
"Kami harus seimbang, kompak, dan bermain seperti tim yang bisa mengalahkan lawan kami. Kami tahu betapa pentingnya gol pertama: tidak masalah menit berapa gol itu dicetak. Kami hanya memiliki satu kesempatan dan kami harus memainkan pertandingan ini dengan sikap yang luar biasa," tegasnya.
Statistik
Baik itu Stefano Pioli atau Simone Inzaghi, mereka bisa jadi pelatih kelima asal Italia yang memimpin tim Serie A ke final Liga Champions.
Milan tidak pernah memenangi laga tandang di fase gugur Liga Champions sejak April 2007. 15 laga tanpa kemenangan dan delapan di antaranya berakhir imbang.
Inter telah mengalahkan Milan tiga kali di seluruh kompetisi musim ini, semua di kompetisi berbeda (Serie A, Piala Super Italia, Liga Champions). Mereka hanya mengalahkan mereka empat kali semusim sebelumnya pada 1973-1974.
Dalam sejarah Liga Champions, hanya ada satu tim yang memenangi leg pertama dari semifinal dengan dua atau lebih gol namun gagal lolos, yakni Barcelona melawan Liverpool pada 2018-2019.
Head to Head
Milan 0-2 Inter (Liga Champions 2023)
Inter 1-0 Milan (Serie A 2023)
Milan 0-3 Inter (Piala Super Italia 2023)
Milan 3-2 Inter (Serie A 2022)
Inter 3-0 Milan (Coppa Italia 2022)
Prakiraan Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Andre Onana; Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Lautaro Martinez, Edin Dzeko
Pelatih: Simone Inzaghi
AC Milan (4-2-3-1): Mike Maignan; Davide Calabria, Fikayo Tomori, Simon Kjaer, Theo Hernandez; Sandro Tonali, Tomasso Pobega; Brahim Diaz, Rade Krunic, Alexis Saelemaekers; Olivier Giroud
Pelatih: Stefano Pioli
What's Your Reaction?