PSMS Dijatuhi Sanksi Laga Tanpa Penonton saat Hadapi PSPS Pekanbaru
Laga putaran kedua antara PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru dipastikan digelar tanpa penonton. Keputusan ini merupakan buntut dari sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI atas pelanggaran yang terjadi pada pertandingan PSMS melawan Garudayaksa FC, Jumat (31/10/2025) lalu.
BOLAHITA - Laga putaran kedua antara PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru dipastikan digelar tanpa penonton. Keputusan ini merupakan buntut dari sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI atas pelanggaran yang terjadi pada pertandingan PSMS melawan Garudayaksa FC, Jumat (31/10/2025) lalu.
Presiden Klub PSMS, Fendi Jonathan, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi, Jumat (7/11/2025). Ia menyebut, hukuman diberikan karena sejumlah tindakan terlarang dilakukan oleh oknum suporter saat laga berlangsung.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
“Ya, kita terkena sanksi larangan bermain di kandang tanpa penonton sebanyak satu laga, yaitu saat melawan PSPS Pekanbaru nanti. Komdis PSSI menjatuhkan sanksi ini karena beberapa pelanggaran,” ujar Fendi.
Menurutnya, pelanggaran tersebut meliputi nyanyian bernada provokatif dan penghinaan kepada tim lawan serta perangkat pertandingan, pelemparan botol air mineral ke lapangan, hingga adanya suporter yang memasuki area pertandingan. Selain larangan tanpa penonton, PSMS juga dijatuhi denda sebesar Rp15 juta.
Pertandingan melawan PSPS Pekanbaru akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) pada 19 November 2025 mendatang.
View this post on Instagram
Sanksi ini menambah daftar panjang pelanggaran yang pernah diterima PSMS musim ini. Sebelumnya, klub berjuluk Ayam Kinantan itu juga dikenai denda Rp60 juta akibat ulah suporter saat menghadapi Persiraja Banda Aceh pada 25 Oktober 2025 di SUSU.
Tak hanya itu, PSMS juga pernah dijatuhi denda Rp15 juta setelah laga melawan Sumsel United pada 28 September 2025 karena yel-yel provokatif suporter. Bahkan, pada awal musim, Komdis PSSI telah menjatuhkan denda Rp12,5 juta setelah suporter PSMS diketahui hadir di laga tandang kontra PSPS Pekanbaru, meski peraturan larangan suporter bertandang masih berlaku.
Dengan hukuman terbaru ini, PSMS diharapkan dapat memperketat pengawasan terhadap perilaku suporter agar kejadian serupa tidak kembali terulang di sisa kompetisi Championship 2025/2026.
What's Your Reaction?