PSMS Medan vs Persekat Tegal: Laga Pembuka Championship 2025/26 Jadi Simbol Kebangkitan Ayam Kinantan

Bagi PSMS, laga ini bukan sekadar pertandingan, melainkan momen kebangkitan. Setelah dua musim menjadi tim musafir di Stadion Baharuddin Siregar, Deli Serdang, kini Ayam Kinantan akhirnya pulang ke rumah baru yang megah.

Sep 11, 2025 - 11:19
Sep 11, 2025 - 11:19
 0
PSMS Medan vs Persekat Tegal: Laga Pembuka Championship 2025/26 Jadi Simbol Kebangkitan Ayam Kinantan
PSMS MEdan Championship 2025/2026

BOLAHITA - Atmosfer sepakbola Sumatera Utara akan kembali menggema pada Jumat, 12 September 2025 pukul 19.00 WIB. Duel PSMS Medan vs Persekat Tegal di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) resmi menjadi laga pembuka Liga 2 2025/26, kasta kedua sepakbola profesional Indonesia.

Bagi PSMS, laga ini bukan sekadar pertandingan, melainkan momen kebangkitan. Setelah dua musim menjadi tim musafir di Stadion Baharuddin Siregar, Deli Serdang, kini Ayam Kinantan akhirnya pulang ke rumah baru yang megah.

Stadion baru, manajemen baru, pelatih baru, serta wajah-wajah anyar di skuad menjadi modal besar untuk mengusung misi kembali ke kasta tertinggi, Super League.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Dukungan pemerintah provinsi pun begitu nyata. Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menghadirkan fasilitas terbaik, mulai dari Stadion Mini Dispora Sumut sebagai tempat latihan, Wisma Atlet Dispora Sumut untuk hunian pemain, hingga dukungan operasional bersama investor yang berkomitmen mengembalikan PSMS ke puncak kejayaan.

PSMS juga masih menjadi salah satu tim dengan basis suporter besar. Sebuah polling di media sosial menempatkan PSMS di posisi dua besar tim favorit promosi ke Liga 1, hanya kalah dari Persipura Jayapura dan unggul atas Persela Lamongan. Fakta ini menjadi bukti bahwa publik sepakbola tanah air masih menaruh harapan besar kepada klub legendaris ini.


Sejarah panjang PSMS turut mempertegas statusnya. Sejak era Perserikatan, klub ini sudah meraih 6 gelar juara (1967, 1969–71, 1973, 1983, 1985), tampil di level Asia pada Asian Champion Club Tournament 1970, hingga menembus AFC Champions League 2009. Kejayaan juga ditandai dengan gelar abadi Piala Emas Bang Yos (2005 & 2006). Namun, grafik prestasi menurun dalam satu dekade terakhir hingga kini harus berjuang lagi dari Liga 2.

Partai pembuka di Stadion Utama ini dipastikan meriah. Seremonial megah akan digelar, menghadirkan talenta lokal, legenda sepakbola Indonesia, hingga mantan bintang PSMS Medan untuk memberi penghormatan sebelum kickoff. Nuansa emosional ini diyakini menambah energi positif bagi para pemain.

Kini, seluruh mata tertuju ke Medan. Laga kontra Persekat Tegal bukan sekadar pertandingan perdana, melainkan titik awal kebangkitan PSMS. Dengan stadion megah, dukungan penuh pemerintah dan ribuan suporter di tribun, tinggal bagaimana pemain membuktikan diri di lapangan.

Apakah Ayam Kinantan mampu membuka musim dengan kemenangan dan menyalakan kembali mimpi besar untuk kembali ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia?

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow