PSS Sleman Tak Boleh Terbawa Permainan PSIS Semarang
Dan kesempatan PSS bangkit dan menang itu bisa diperoleh saat bertemu dengan PSIS Semarang pada pekan ke-15 Liga 1 2022/2023 di Stadion Manahan, Jumat (16/12) malam.
SOLO - PSS Sleman harus segera mendapatkan kemenangan untuk bisa bangkit di BRI Liga 1 Indonesia.
Dan kesempatan untuk bangkit dan menang itu bisa diperoleh saat bertemu dengan PSIS Semarang pada pekan ke-15 Liga 1 2022/2023 di Stadion Manahan, Jumat (16/12) malam.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro pun meminta timnya tak terbawa tempo permainan PSIS Semarang.
Situasi PSS dan PSIS sangat berbeda pada sistem bubble Liga 1. Dari tiga partai, PSS hanya mendapatkan satu poin. Sementara PSIS sukses mendapatkan enam poin.
Sektor depan PSIS juga semringah dengan bugarnya Carlos Fortes. Kembalinya bomber Portugal membuat PSIS tampil lebih percaya diri. Sementara PSS masih dipusingkan dengan cederanya Mychell Chagas.
Meski situasinya sulit, PSS Sleman tak ingin mendapat hasil jelek lagi. Seto meminta para pemain PSS tampil dengan gayanya sendiri, tanpa terbawa tempo permainan PSIS.
"Mereka punya komposisi pemain yang merata, bukan cuma satu atau dua orang saja. Semua harus tetap kita waspadai," kata Seto, Kamis (15/12).
"Harapannya tidak terburu-buru kehilangan bola, juga tetap menjaga compact defence dan bisa mengatur irama, tidak melayani irama PSIS. Kita harus fokus ke diri kita sendiri, coba untuk lebih kita yang ambil irama permainan. Mudah-mudahan seperti itu ya," lanjut Seto.
PSS punya waktu recovery lebih lama bila dibandingkan dengan PSIS. Seto menuturkan, waktu tiga hari ini dimaksimalkan untuk mengembalikan kebugaran Alie Sesay dkk.
"Kita coba berlatih mengatasi kekurangan dan kelemahan, tapi memang lebih banyak menjaga kebugaran. Semoga tim bisa tampil maksimal, tanpa beban dan mudah-mudahan satu poin lawan Borneo FC bisa menumbuhkan rasa percaya diri," ucap Seto.
Sementara itu, bek PSS, Nur Diansyah, memastikan para pemain sudah siap melawan PSIS. Para pemain bertekad mengakhiri hasil buruk di sistem bubble Liga 1.
"Semoga kita bisa tampil maksimal dan menghasilkan tiga poin," kata pemain pinjaman dari Borneo FC ini.
PSS saat ini masih tercecer di peringkat ke-15 dengan 13 poin. Sementara PSIS ada di posisi ke-11 dengan 17 poin.
What's Your Reaction?