MEDAN - Merebaknya virus corona yang menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia, akhirnya berimbas pada berbagai sektor termasuk dunia olahraga. Sejumlah agenda gelaran event olahraga dan pertemuan organisiasi keolahragaan batal digelar sesuai jadwal. Alhasil kegiatan-kegiatan tersebut terpaksa ditunda pelaksanaannya.
Salah satunya ada agenda rapat anggota Komite Olahraga Nasional (KONI) se-Indonesia yang dijadwalkan digelar pekan ketiga bulan Maret ini. Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis mengatakan pihaknya pun tak jadi berangkat untuk mengikuti pertemuan tersebut.
"Surat edaran yang berasal dari Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga kemudian disikapi oleh KONI Pusat sehingga membatalkan semua acara yang mengumpulkan masyarakat banyak khususnya di Jakarta. Jadi rapat anggota KONI juga dibatalkan," ujarnya, Selasa (17/3/2020).
John menjelaskan, sebagai lembaga otoritas keolahragaan di Sumut, pihaknya turut mengambil langkah untuk menyikapi kondisi saat ini. Diantaranya berkoordinasi dengan KONI Kabupaten/kota untuk menunda kegiatan maupun event olahraga yang mengundang keramaian.
"Kemarin Pemprov juga sudah membentuk tim. Kami (KONI Sumut) di daerah juga menyikapi perkembangan dari situasi saat ini. Maka kegiatan yang bersifat turnamen yang mengundang masyarakat ramai, kita hindari. Saya juga baru ditelepon KONI
Medan bahwa Porwilkot mereka ditunda. Ini juga satu upaya kita sikapi kondisi ini," terangnya.
John tak menampik wabah corona yang merebak saat ini tergolong dalam force majeure. Selain meniadakan event, agenda perjalanan ke luar negeri ataupun kegiatan yang rencananya dilakukan di luar kota seperti try out juga ditiadakan untuk sementara .
Setelah dua minggu ditunda, nantinya kegiatan maupun event tersebut akan kembali dilihat. Jika kondisi sudah berangsur membaik, maka agenda event akan bisa kembali dilanjutkan.
"Sementara ini ke luar kota pun tidak ada. Jadi kita tunda semuanya. Bahkan kita sangat khawatir juga, pelatih yang rencananya didatangkan dari China sampai sekarang belum bisa datang. Kalau situasi sudah sedikit membaik nanti kita akan buat surat pada pemerintah dan imigrasi untuk mengijinkan mereka masuk dengan pemeriksaan yang ketat umpamanya," kata John.