Dampak Corona, Kejurnas Sepakbola Antar PPLP Ditunda

Dampak Corona, Kejurnas Sepakbola Antar PPLP Ditunda

Mar 17, 2020 - 21:02
 0
Dampak Corona, Kejurnas Sepakbola Antar PPLP Ditunda
Ilustrasi efek Corona, membuat siapa saja harus menggunakan masker

BOLAHITA, MEDAN - Pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepakbola Pelajar antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) tahun 2020 yang seyogyanya dilaksanakan 7-13 April di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, harus ditunda.

Penundaan terkait putusan Presiden Joko Widodo yang mengimbau seluruh daerah untuk menunda kegiatan - kegiatan yang melibatkan peserta banyak orang.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid -19) di Indonesia semakin meluas.

Kepala UPT Kebakatan Olahraga PPLP Sumut Hj Dahliana mengatakan berdasarkan SK Kemenpora RI yang ditunjukkan kepada Gubernur Kepri bahwa pelaksanaan kejurnas cabang olahraga sepakbola sebagai cabor pertama yang dipertandingkan selama kejurnas PPLP tahun 2020 ditunda. Pihaknya menghormati putusan pemerintah, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona yang bisa membahayakan atlet dan official saat pertandingan.

“Dari kemenpora, panitia langsung sudah menyurati kami terkait penundaan kejurnas dalam rangka antisipasi penyebaran virus corona. Surat dari kemenpora terkait jadual kejurnas bahwa itu merupakan kesepakatan hasil rapat koordinasi pengelolaan pembinaan sentra SKO. Namun beberapa hari terakhir ada berita tentang virus covid 19 yang dikhawatirkan terus menyebar, maka kegiatan yang melibatkan banyak orang untuk ditunda penyelenggaraannya sampai dampak virus tersebut mereda,” ucap Dahliana, Selasa (17/3/2020) di Medan.

Meski kejurnas cabor antar PPLP untuk sementara ditunda, namun Dahliana menegaskan proses rutinitas latihan atlet PPLP Sumut tetap berjalan seperti biasa. Akan tetapi, sebagai antisipasi, pihaknya juga membatasi akses masuk keluar menuju komplek PPLP, terutama bagi masyarakat umum. Hal ini untuk menghindari kerumunan orang yang berpotensi terjadi sebaran infeksi virus Corona.

“Kemenpora baru mengimbau atlet tidak mengikuti kejuaraan - kejuaraan di daerah dan selalu keluar berkumpul dimana - mana. Tetapi, mereka tetap latihan.  Cuma di komplek PPLP yang selama ini ada datang orang luar ikut latihan sparing, sementara ditutup dan tidak boleh masuk. Masyarakat umum juga untuk sementara gak boleh,” tegas Dahliana.

Di satu sisi, pihaknya juga terus melakukan pencegahan infeksi Corona seperti sosialisasi cara pola hidup bersih dan sehat kepada para atlet. Ini dilakukan terutama menjaga kebersihan tangan untuk menolak penyebaran virus Corona. Mulai dari rutin mencuci tangan dengan sabun, serta rutin membersihkan kamar setiap pekan.

“Kemarin kami sudah melakukan praktek bagaimana cara mencuci tangan yang benar melalui proses simulasi. Kalau hari minggu anak - anak lakukan pembersihan kamar. Mulai tilam dan spring bed di jemur setengah hari. Semua kamar dibersihkan,” katanya.

Selain antisipasi, PPLP Sumut juga menyediakan poliklinik untuk sewaktu-waktu bisa digunakan atlet melakukan pemeriksaan kesehatan jika ditemukan adanya pelajar yang terdeteksi mengidap gejala terpapar virus Corona.

“Kita anjurkan juga ke anak - anak jika ada gejala seperti flu dan batuk, maka kita anjurkan untuk ke poliklinik yang stand by 24 jam. Begitu juga untuk piket dokter dan measure juga stand by,” ujar Dahliana yang juga ketua IPSI Sumut ini.

Di satu sisi, penundaan jadual kejurnas antar PPLP memang berpengaruh pada program latihan yang telah disusun pelatih. Namun untuk proses latihan tetap rutin dilaksanakan setiap pagi dan sore hari. Begitu juga untuk proses kegiatan belajar, para pelajar juga tetap mendapat pendampingan dari psikolog dan guru les yang datang langsung ke asrama. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow