Tak Main di Liga Champions, Klopp Yakin Salah Akan Tetap Bertahan di Liverpool
Liverpool berada di posisi kelima klasemen dengan 66 poin dari 37 pertandingan, tertinggal empat poin dari Newcastle United yang berada di posisi keempat
Liverpool mengalami kegagalan pertama sejak musim 2015-2016 dalam mencapai Liga Champions. Meski demikian, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, yakin bahwa salah satu pemain kunci mereka, Mohamed Salah, akan tetap bertahan di tim.
The Reds tidak berhasil finis di empat besar Liga Inggris musim ini. Saat ini, Liverpool berada di posisi kelima klasemen dengan 66 poin dari 37 pertandingan, tertinggal empat poin dari Newcastle United yang berada di posisi keempat.
Setelah mendapatkan kepastian bahwa mereka tidak akan bermain di Liga Champions musim depan, Mohamed Salah, bintang Liverpool, segera mengirim pesan melalui akun Twitter dan mengakui bahwa ia merasa 'terpukul' dengan kenyataan tersebut.
Hal ini memunculkan spekulasi tentang kemungkinan Salah hengkang dari tim. Meskipun kontraknya masih berlangsung hingga 2025, kekecewaan yang dirasakan oleh pemain berusia 30 tahun tersebut memicu rumor tentang kepindahannya.
Namun, Jurgen Klopp dengan cepat membantah rumor tersebut. Ia mengaku tidak khawatir dengan masa depan mantan pemain Chelsea dan AS Roma tersebut.
"Saya tidak khawatir, tidak ada alasan untuk (Salah pergi). Saya hanya mendengar apa yang dia katakan, tetapi saya tidak bisa menafsirkan itu sebagai tanda-tanda pergi," ujar Klopp seperti dikutip dari TalkSport.
"Jelas Mo senang berada di sini dan Mo adalah bagian dari semuanya. Dia meminta maaf atas apa yang 'kami' lakukan, bukan permintaan maaf atas 'apa yang dilakukan orang lain, tetapi saya harus ikut pergi dengan mereka'. Semuanya baik-baik saja."
Klopp justru menegaskan bahwa jika ada pemain Liverpool yang tidak senang karena klub gagal lolos ke Liga Champions dan ingin pergi, maka ia sendiri akan mengizinkannya untuk hengkang. Pelatih asal Jerman itu juga mempertanggungjawabkan kegagalan Liverpool dalam mencapai Liga Champions.
"Jika seorang pemain datang kepada saya dan berkata, 'Oh, kami tidak lolos ke Liga Champions, saya harus pergi', saya akan mengantarinya ke klub lain sendiri," tambah Klopp.
"Saya bertanggung jawab atas situasi ini, atau apa pun itu, jadi tidak mungkin bagi seseorang untuk pergi dalam momen-momen seperti ini."
"Tidak ada yang sama dengan Mo, sama sekali tidak, dan tidak ada orang lain yang memberi tahu saya sebaliknya. Mereka mungkin bertanya apakah mereka bisa mendapatkan waktu liburan yang lebih lama atau sejenisnya, tetapi tidak ada yang bertanya kepada saya apakah mereka harus kembali setelah liburan," tegasnya.
What's Your Reaction?