Tekad Madura United Patahkan Kutukan Putaran Kedua di Tengah Ancaman Eksodus Pemain

Pelatih Madura United, Mauricio Souza, berkomitmen untuk mengubah stigma negatif yang melekat pada timnya setelah jeda kompetisi

Nov 20, 2023 - 17:30
Nov 20, 2023 - 17:31
 0
Tekad Madura United Patahkan Kutukan Putaran Kedua di Tengah Ancaman Eksodus Pemain

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Pelatih Madura United, Mauricio Souza, berkomitmen untuk mengubah stigma negatif yang melekat pada timnya setelah jeda kompetisi. Klub yang dikenal sebagai Laskar Sape Kerrap seringkali mengalami kesulitan setelah memasuki putaran kedua.

Dalam beberapa tahun terakhir, Madura United kerap mengalami penurunan performa pada paruh kedua musim. Trend ini bahkan sudah terlihat menjelang akhir putaran pertama dengan hasil-hasil kurang memuaskan.

Dalam empat pertandingan terakhir, mereka tidak berhasil meraih kemenangan. Yang lebih memprihatinkan, dua dari tiga kekalahan tim terjadi di kandang sendiri. Souza menegaskan tekadnya untuk menghentikan narasi negatif tersebut.

"Kami harus menghentikan cerita tentang itu. Saya tidak percaya dengan itu. Bagaimana bisa semua tim jatuh di putaran kedua? Jika ada penurunan performa, pasti ada penyebabnya, dan kami harus mencari tahu kenapa itu terjadi agar dapat diatasi," ujarnya.

Souza memanfaatkan jeda internasional bulan November untuk memperbaiki kelemahan timnya. Pelatih berusia 49 tahun itu yakin telah mengidentifikasi masalah yang menjadi kendala bagi Madura United.

"Kami selalu fokus pada hal-hal yang perlu diperbaiki untuk tim ini agar menjadi lebih baik. Saya tahu di mana kesalahan kami dan akan kami perbaiki. Latihan ini bertujuan untuk mempersiapkan tim agar lebih baik dalam kompetisi ini," tambah Souza.

Dengan hasil kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir, posisi Madura United terus turun di klasemen. Setelah sebelumnya berada di puncak, mereka kini menempati posisi keenam dengan 31 poin.

"Di putaran pertama, kami berada di posisi yang mungkin tidak terduga. Kami harus membuktikan bahwa kami pantas di sana. Kami akan berusaha dan yakin. Masa lalu tidak dapat kami kendalikan, tapi sekarang yang dapat kami kendalikan adalah masa kini," ungkapnya.

Souza menegaskan bahwa pemain harus lebih bertanggung jawab dan mengurangi kesalahan di pertandingan.

"Kami harus menagih lebih banyak dari pemain, dan tidak boleh ada banyak kesalahan di pertandingan. Kami harus bekerja keras karena melalui kerja keras, kami dapat mengatasi situasi sulit ini," tambah Souza mengenai masalah timnya.

Namun, persiapan mereka di putaran kedua menjadi lebih rumit dengan kemungkinan eksodus pemain sebagai dampak dari kasus korupsi yang menimpa presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi. Pemain seperti Francisco Rivera dan Fachruddin Wahyudi Aryanto bersama Koko Ari Araya disebut-sebut akan bergabung dengan klub lain, menambah kompleksitas situasi tim.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow