Timnas Indonesia Beri Pelajaran Berharga untuk Timnas Garuda
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Tim nasional Indonesia menderita kekalahan 0-2 dalam laga uji coba FIFA melawan Argentina, yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada Senin (19/6).
Pertandingan ini diharapkan memberikan banyak pelajaran kepada para pemain Indonesia.
Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, Argentina melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain mereka dibandingkan pertandingan sebelumnya melawan Australia. Facundo Buonanotte, Julian Alvarez, dan Nicolas Gonzalez menjadi andalan di lini depan, sementara Exequiel Palacios, Leandro Paredes, dan Giovani Lo Celso bekerja sama di lini tengah.
Di sisi Indonesia, Shin Tae-yong memilih untuk bermain dengan dua penyerang. Dimas Drajad dan Rafael Struick berduet di posisi depan. Untuk pertahanan, Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Elkan Baggot dipercaya membentuk barisan belakang.
Argentina mengambil inisiatif serangan sejak awal babak pertama. Mereka menguasai bola dengan umpan-umpan pendek. Sementara itu, Indonesia berusaha menjaga pertahanan dengan rapat.
Pada 15 menit awal, Argentina melakukan tekanan dari sisi kiri atau kanan pertahanan Indonesia. Giovani Lo Celso beberapa kali melakukan serangan ke wilayah pertahanan Indonesia.
Argentina hampir mencetak gol pada menit ke-17. Setelah sepak pojok, Nicolas Gonzalez mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, tembakan penyerang tersebut masih bisa digagalkan oleh Ernando Ari, kiper Indonesia.
Argentina mendapatkan peluang lain pada menit ke-28. Akibat kesalahan Jordi Amat, Facundo Buonanotte merebut bola dan berhadapan dengan Ernando. Namun, aksi penyerang Brighton ini masih bisa dihentikan oleh pemain belakang Indonesia.
Tidak berhenti di situ, bola liar disambar dengan tendangan keras oleh Julian Alvarez. Kali ini, Ernando melakukan penyelamatan yang gemilang.
Gawang Indonesia akhirnya kemasukan gol pada menit ke-38. Tembakan jarak jauh Leandro Paredes melesat masuk ke gawang Timnas Garuda.
Menuju akhir babak pertama, Argentina terus menciptakan ancaman bagi pertahanan Indonesia. Namun, kabar baiknya, usaha tendangan Alvarez dari sudut sempit masih mengenai jaring bagian luar gawang.
Indonesia akhirnya mampu mengancam gawang Argentina pada masa injury time babak pertama. Namun, sambaran Ivar Jenner masih bisa ditepis oleh Emiliano Martinez. Akhirnya, skor 1-0 tetap untuk keunggulan Argentina hingga jeda.
Pada awal babak kedua, Indonesia menciptakan kesempatan emas yang membuat Martinez melakukan penyelamatan gemilang. Sundulan Elkan Baggott memanfaatkan lemparan jarak jauh dari Pratama Arhan berhasil digagalkan Martinez sambil menjatuhkan badannya.
Namun, sayangnya, Argentina berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-55. Sepak pojok dari Lo Celso berhasil disambung dengan sundulan oleh Cristian Romero.
Memasuki pertengahan babak kedua, Indonesia mulai menunjukkan beberapa tekanan. Sementara itu, performa Argentina mulai menurun.
Kedua tim saling melakukan tekanan pada sisa waktu pertandingan. Namun, tidak ada gol yang tercipta. Kemenangan Argentina dengan skor 2-0 tetap bertahan hingga peluit panjang.
Dafar Susunan pemain:
Indonesia: Ernando Ari Sutaryadi; Asnawi Mangkualam Bahar, Elkan Baggott, Jordi Amat, Rizky Ridho, Ivar Jenner (Yakob Sayuri 85'), Marc Klok, Marselini Ferdinand, Shayne Pattynama (Pratama Arhan 46'), Dimas Drajad (Dendi Sulistyawan 46'), Rafael William Struick (Witan Sulaeman 65').
Pelatih: Shin Tae-yong.
Argentina: Emiliano Martinez; Cristian Romero, Facundo Medina (Marcos Acuna 60'), German Alejo Pazzella, Molina, Palacios (Thiago Almada 85'), Facundo Valentin Buonanotte (Lucas Ocampos 74'), Giovani Lo Celso, Leandro Paredes (Guido Rodriguez 85'), Julian Alvarez (Giovanni Simeone 85'), Nicolas Ivan Gonzalez (Alejandro Garnacho 60').
Pelatih: Lionel Scaloni.
What's Your Reaction?