Turnamen Gala Siswa Indonesia (GSI) 2025 Kota Medan Resmi Berakhir, Medan Kota Juara

Kecamatan Medan Kota berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kecamatan Medan Maimun dengan skor tipis 1-0

Jul 21, 2025 - 10:37
Jul 21, 2025 - 10:37
 0
Turnamen Gala Siswa Indonesia (GSI) 2025 Kota Medan Resmi Berakhir, Medan Kota Juara
Partai Final GSI 2025 di Lapangan Cadikan, Kota Medan, Sabtu (19/7).

BOLAHITA -Turnamen Gala Siswa Indonesia (GSI) 2025 antar pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Medan resmi berakhir. Kompetisi ini berlangsung di Lapangan Cadika, Medan, pada 15–19 Juli 2025 dan ditutup secara resmi oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Dalam laga final yang berlangsung seru dan penuh semangat, Kecamatan Medan Kota berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kecamatan Medan Maimun dengan skor tipis 1-0. Sementara itu, Kecamatan Medan Selayang menempati posisi ketiga, disusul Kecamatan Medan Labuhan di peringkat keempat.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Wali Kota Medan, Rico Waas, menyampaikan apresiasi atas semangat dan sportivitas yang ditunjukkan para pemain selama turnamen berlangsung. Ia mengaku terkesan dengan kualitas permainan yang ditampilkan para peserta.

"Alhamdulillah, turnamen ini berjalan sangat baik. Kalau saya melihat, banyak yang mainnya sudah seperti pemain profesional—mulai dari skill, passing, kerja sama tim hingga semangat sportivitas," ungkap Rico.

Rico juga menilai bahwa GSI 2025 menjadi wadah penting untuk menggali potensi pesepakbola muda Kota Medan. Ia menegaskan bahwa pembinaan terhadap para pemain tidak boleh berhenti di sini.

"Banyak potensi luar biasa yang muncul dari anak-anak kita. Ini harus dijaga dan diarahkan, baik di sekolah maupun dalam latihan mereka ke depan," tambahnya.


Ia berharap seluruh pemain dari 21 tim peserta tetap mendapat perhatian serius agar bisa berkembang menjadi pemain berbakat yang membanggakan Kota Medan.

"Mungkin saja di antara mereka ada calon bintang masa depan. Kita semua harus ikut memberi dukungan," ujarnya.

Rico juga mengingatkan bahwa dalam setiap kompetisi, menang dan kalah adalah hal yang lumrah. Ia berpesan agar para pemenang tidak larut dalam euforia dan tetap fokus meningkatkan kemampuan diri.

"Yang penting, di ajang ini kita belajar banyak—soal semangat, sportifitas, persahabatan antarkecamatan, serta nilai dari menang dan kalah. Hari ini kita tutup GSI 2025 dengan luar biasa," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar, menjelaskan bahwa GSI merupakan bagian dari program revitalisasi sepakbola nasional yang digagas pemerintah pusat.

"GSI ini diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, hingga nasional. Turnamen ini juga menjadi ajang pencarian dan pembinaan bakat muda di bidang sepakbola," jelas Benny.

Ia berharap para pemain hasil GSI 2025 dapat terus berkembang dan mencetak prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow