UEFA Ubah Aturan Kartu Kuning Kompetisi Eropa
UEFA Ubah Aturan Kartu Kuning Kompetisi Eropa
Liga Champions Eropa musim 2013/14 kemarin sukses dimenangkan oleh Real Madrid CF usai mengalahkan Atletico Madrid pada babak Final dengan skor akhir 1-4 lewat babak perpanjangan waktu. Tapi sayang, Xabi Alonso sebagai pemain yang berperan besar dalam membawa Los Blancos melangkah sampai babak final tidak bisa turun dalam laga tersebut usai menerima hukuman akumulasi kartu kuning.
Sebenarnya kubu Madrid sendiri sempat mengajukan banding kepada UEFA selaku Otoritas kompetisi tersebut agar sanksi tersebut ditarik, tapi UEFA saat itu tidak mengabulkan permohonan Los Blancos.
Namun, sepertinya UEFA memikirkan kerugian yang ditimpa para peserta andai masuk Final seperti yang dialami Alonso, dan untuk itu mereka memutuskan untuk mengubah peraturan tersebut setelah digelarnya pertemuan oleh UEFA Emergency Panel .
Dalam pertemuan tersebut pihak, atas saran dari UEFA Club Competitions Committee, UEFA sepakat untuk mengubah peraturan tersebut dengan peraturan yang baru lebih flexibel dimana pemain yang mendapatkan satu atau dua kartu kuning di fase Group dan seterusnya akan terhapus andai Tim nya berhasil lolos hingga babak Semifinal.
Itu berarti, sanksi Akumulasi kartu kuning hanya berlaku kepada pemain yang mendapatkan tiga kartu kuning sebelum tim nya mencapai babak final. Dengan demikian, Tim yang masuk empat besar sedikit terlepas kekhawatiran nya andai salah satu pemain mereka sudah mendapatkan satu atau dua kartu kuning di fase sebelumnya. Hal yang sama juga berlaku di Liga Europa.
What's Your Reaction?