Pemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi Lewat Program INSTANSI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus mempercepat pembangunan infrastruktur berkualitas melalui Program Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI).

Nov 14, 2025 - 23:26
Nov 14, 2025 - 23:27
 0
Pemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi Lewat Program INSTANSI
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait Progres Pembangunan Infrastruktur berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara (Program Instansi)

BOLAHITA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus mempercepat pembangunan infrastruktur berkualitas melalui Program Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI). Seluruh proyek INSTANSI tahun 2025 ditargetkan selesai tepat waktu agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam Temu Pers bertema “Progres Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Provinsi Sumut”, yang menghadirkan Kepala Dinas PUPR Sumut Hendra Dermawan Siregar bersama Kepala Bidang Infrastruktur Bappelitbang Sumut Habibi Lubis. Acara yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut itu berlangsung di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (13/11/2025).

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

“INSTANSI adalah pembangunan infrastruktur—mulai dari jalan, jembatan, hingga irigasi—yang berada dalam satu kawasan dan saling mendukung. Tujuannya meningkatkan aksesibilitas, memperlancar mobilitas barang dan jasa, serta memperkuat ketahanan pangan,” jelas Hendra.

Untuk mempercepat pembangunan, Dinas PUPR Sumut mengerjakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Program Strategis Daerah (PSD). Fokusnya adalah menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, tepat waktu, dan tepat mutu, sehingga masyarakat langsung merasakan manfaatnya, termasuk kemudahan akses ke layanan pendidikan dan kesehatan.

Program PHTC

  • Bidang Bina Marga:

    • Peningkatan struktur 6 ruas jalan provinsi sepanjang 16,997 km dengan anggaran sekitar Rp106,32 miliar.

    • Pembangunan/penggantian 5 jembatan sepanjang 217 meter dengan biaya Rp82,62 miliar.

  • Bidang Sumber Daya Air (SDA):

    • Rehabilitasi/peningkatan 2 daerah irigasi (di Kabupaten Simalungun dan Serdangbedagai) dengan total biaya Rp7,36 miliar.


Program Strategis Daerah (PSD)

  • Bidang Bina Marga:
    Pengerjaan 6 ruas jalan sepanjang 26,6 km di Kepulauan Nias dengan anggaran Rp160,15 miliar.

  • Bidang SDA – Pengendalian Banjir & Pengamanan Sungai:
    Terdiri dari 4 kegiatan dengan total anggaran Rp14,95 miliar, antara lain:

    • Perkuatan Tebing Sungai Aek Rukkare (Padangsidimpuan) – 24,5 meter

    • Rehabilitasi Tanggul Sungai Kualuh (Labura) – 1.156 meter

    • Perkuatan Tebing Sungai Aek Sirahar (Tapteng) – 78 meter

    • Perkuatan Tebing Sungai Bah Lombut (Simalungun) – 200 meter

  • Bidang Cipta Karya:
    Memaksimalkan layanan distribusi air minum SPAM Regional Mebidang melalui:

    • Pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) Martubung, Medan

    • Pembangunan Extension Off Taker Binjai
      Dengan total biaya sekitar Rp59 miliar.

Hendra menegaskan bahwa Dinas PUPR Sumut bekerja ekstra untuk mempercepat penyelesaian seluruh proyek. “PUPR terus mendorong percepatan dengan menambah sumber daya dan memaksimalkan waktu pekerjaan,” ujarnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow