58 Juta Poundsterling, Romeo Lavia Hanya Bermain 32 Menit di Chelsea
Kondisinya tidak membaik setelah itu. Chelsea mengumumkan melalui laman resmi mereka bahwa Lavia akan absen hingga akhir musim karena cedera paha.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Romeo Lavia, gelandang berusia 20 tahun, mengalami nasib yang tragis di musim 2023-2024 setelah pindah ke Chelsea dari Southampton. Meskipun seharusnya menjadi masa adaptasi dengan klub barunya, namun yang terjadi justru sebaliknya.
Penampilan terakhir Lavia terjadi pada bulan Desember saat ia masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Crystal Palace di Stamford Bridge. Namun, comeback tersebut hanya berlangsung sesaat setelah ia mengalami cedera paha.
Kondisinya tidak membaik setelah itu. Chelsea mengumumkan melalui laman resmi mereka bahwa Lavia akan absen hingga akhir musim karena cedera paha.
"Gelandang Romeo Lavia sayangnya akan melewatkan sisa musim 2023-2024 kami karena perkembangan yang tidak menguntungkan dalam pemulihannya," demikian pengumuman dari laman resmi Chelsea.
"Penilaian medis baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa Lavia, yang mengalami cedera paha parah saat melawan Crystal Palace pada bulan Desember, tidak akan tampil lagi musim ini."
Dengan demikian, setelah ditransfer seharga 62 juta euro (58 juta poundsterling) dari Southampton, Lavia hanya mampu bermain selama 32 menit musim ini bersama Chelsea. Hal ini juga berarti Chelsea mengeluarkan biaya sebesar 1,8 juta poundsterling per menit untuknya musim ini.
Cedera Lavia menambah deretan kesulitan Chelsea musim ini di bawah kepemimpinan Mauricio Pochettino. Lavia bukanlah satu-satunya pemain yang cedera, karena sejumlah pemain Chelsea lainnya seperti Reece James, Wesley Fofana, dan Christopher Nkunku juga mengalami cedera.
Selain itu, Chelsea juga menjadi sorotan karena telah menghabiskan satu triliun poundsterling dalam tiga periode transfer pemain, di era kepemimpinan Todd Boehly. Namun, meskipun demikian, mereka masih kesulitan untuk tampil konsisten, dan berpotensi tidak akan bermain di kompetisi Eropa musim depan.
What's Your Reaction?