Asa Bintang Jaya Mendampingi Pro Duta
Asa Bintang Jaya Mendampingi Pro Duta
Jika berakhir dengan kemenangan, maka Hardiantono dkk bisa finish di posisi kedua, menggeser PSPS Pekanbaru di akhir klasemen. "Kami melihat tetap ada kans untuk melaju ke babak 16 besar. Tapi kami tidak mau terlalu menggebu-gebu. Bintang Jaya harus tenang dan fokus, sehingga bisa memenangkan laga demi laga sisa ini. Jika memang kesempatan lolos itu benar-benar datang, kami akan mengambilnya," ujar Abdurahman Gurning pelatih Bintang Jaya Asahan.
Partai lanjutan yang tersisa 33 menit dianggap menguntungkan Bintang Jaya. Apalagi pelaksanaan pertandingan di tempat netral, yaitu kandang Persiraja Banda Aceh. "Kita ada kesempatan di sisa 33 menit dengan kondisi tertinggal 0-1. Kalau seri, di laga terakhir kita harus menang banyak, agar head to head dengan PSPS kita menang. Tapi seandainya besok (hari ini, red) menang, ya makin bagus," ujar Imam Faisal asisten pelatih Bintang Jaya.
Sekadar mengingatkan bahwa laga tunda ini terjadi akibat pihak keamanan tuan rumah tak menepati janji. Saat mencoba lapangan di stadion, Luis Irsandi dkk sudah mendapata teror hingga sampai ke penginapan. Bahkan ketika hendak bertanding, tim besutan Abdurahman Gurning menggunakan mobil rantis sebagai transportasi ke stadion. Hingga akhirnya Luis sendiri tekena lemparan batu dan Bintang Jaya menolak bermain.
What's Your Reaction?