Beberapa Hal Penting Yang Tidak Boleh Ada Di SSB

Beberapa Hal Penting Yang Tidak Boleh Ada Di SSB

Apr 29, 2021 - 09:01
 0
Beberapa Hal Penting Yang Tidak Boleh Ada Di SSB
SSB Bansar Gebang beberapa waktu lalu saat menggelar uji coba dengan prapon wanita Sumut
BOLAHITA, MEDAN - Sekolah Sepak Bola atau yang akrab kita kenal dengan singkatan SSB telah marak berdiri. Dalam satu kota bisa hingga puluhan hingga ratusan SSB berdiri.

Ada yang dikelola dengan serius, ada juga yang terkesan biasa saja hingga ada yang putus ditengah jalan. 

Namun, tentu tidak semuanya telah menerapkan filosofi atau buku panduan yang telah ditetapkan PSSI. Mulai dari level lisensi kepelatihan serta manual standar sepakbola lainnya. 

Makanya, saat ini banyak juga SSB yang tersesat, alias salah jalan. Tersesat ini bisa jadi karena banyak faktor. Pelatih yang tak memegang komitmen di level pembinaan, melompati beberapa hal penting hingga faktor-faktor teknis yang dicampur pihak luar.

Padahal, sejatinya SSB adalah pundasi awal membentuk sepakbola masa depan. Salah diawal sudah pasti salah diakhir. Pembinaan usia dini jangan berfokus pada bagaimana cara menendang, berlari kencang, menang lalu bangga dan merasa sukses dengan SSB yang dilatihnya. 

Karena dalam kursus kepelatihan PSSI, tidak ada penegasan mengincar juara dalam level pembinaan. Kalau pola pikir seperti pelatih SSB mengincar juara, ini yang akan memutuskan regenerasi pesepakbola.

Dan sepertinya ini menjadi problem kita semua. Dimana saat ini, PSSI tengah berusaha memperbaikinya. 

Berikut beberapa hal yang tak boleh ada di SSB :

  • Target Juara 
Tegas, tidak pernah diajarkan dalam kursus pelatih PSSI, di level pembinaan (SSB) juara. Karena jelas, pola latihan sudah berbeda dengan yang prestasi. 

  • Curi Umur
Lagi, SSB yang sering melakukan ini adalah yang menargetkan juara. Jelas ini tindakan tak jujur, tak sportif tidak seusai dengan nilai luhur sepakbola.

  • Pinjam Pemain
Pinjam-pinjam pemain dari SSB lain biasanya dilakukan oknum di SSB yang mau target juara. Dan ini sudah tidak benar. Mencerminkan pelatih atau tidak percaya pelatih dengan pembinaan yang  dilakukan. 

  • Campur Tangan Orangtua
Sering kali orangtua siswa SSB turut campur dalam urusan teknis pelatih. Faktor kedekatan sama pelatih atau tidak, ini jelas menimbulkan ketidaknyamanan. 

  • Membentak di Lapangan
SSB adalah tempat belajar siswa dan tempat seorang pelatih mengajari. Jika ada kesalahan siswa, namanya juga SSB, tempat belajar. Jangan sampai merusah mental anak-anak. Karena mereka harus bergembira dalam belajar sepak bola. 

  • Terlalu Sering Ikut Event
Hal ini juga bisa menjadi faktor problem bagi SSB. Meski ikut event tentu punya tujuan, yaitu melihat perkembangan para siswa yang telah ikut program latihan. Sebaiknya, memiliki jeda ikut event, lakukan evaluasi, bisa dalam bentuk latihan untuk memperbaiki kesalahan.

  • Menit Bermain 
Menit bermain menjadi faktor penting juga untuk melihat perkembangan anak-anak mengaplikasikan dari latihan. Tetap harus diberikan sebanyak mungkin.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow