BOLAHITA - Faktor Alm Rudi Saari dalam karir M Zulfikar di PSMS Medan ternyata sangat besar. Pemain yang akrab disapa Mursal ini mengaku sewaktu di PSAP Sigli, motivasi bermain sepak bola tinggi diperoleh darinya.
"Dia (alm Rudi Saari) sangat berjasa kali bagi Mursal, karena dia lah yang buat Mursal sampai sekarang ini. Dia merupakan pelatih yang mempunyai prinsip. Yang paling Mursal ingat sama dia, udah abis shalat subuh aku di suruh latihan sama dia. Tiap subuh telpon Mursal disuruh latihan," beber Mursal.
Saat di PSAP Sigli, Alm Rudi melihat permainan Mursal bagus dan ingin membuat Mursal menjadi pemain yang bagus. "Waktu itu susah masuk klub PSAP Sigli. Mungkin karena dia suka sama permainan aku, aku terpilih lah. Dia bilang lah sama asistenya, aku pengin buat si Mursal itu bagus. Alhamdulillah waktu itu saya jadi pemain inti," katanya.
Hal yang paling dia ingat saat berbincang dengan Rudi Saari yaitu saat dia menginginkan untuk bermain di klub besar seperti
PSMS Medan. Namun ia mengatakan saat ini Rudi Saari sudah almarhum sehingga ia tak bisa melihat wajahnya lagi.
"Dulu Mursal pernah juga bilang sama dia, Om Mursal pengin kali lah om main di PSMS. Kok misalnya om pegang PSMS, ajak aku main di situ yaa om. Insyaallah sal. Nanti pasti om ajak Mursal. Itu lah yang paling sal ingat, tapi sekarang dia sudah almarhum," pungkasnya.