BOLAHITA - Meskipun FIFA menghukum Indonesia tak membuat semangat PSMS Medan menurun. Sembari menunggu perkembangan situasi sepak bola negeri ini, tim kebanggaan Kota Medan ini akan fokus mempersiapkan tim serta manajerial yang profesional.
Hal tersebut disampaikan manajer tim Andry Mahyar Minggu (31/5) kemarin. Menurutnya apapun ceritanya semangat membangun kembali kejayaan
PSMS yang ditularkan Panglima I/BB Edy Rahmayadi tak boleh kendur. "Kami tetap menunggu bagaimana kelanjutan sepak bola Indonesia setelah di sanksi FIFA. Sembari menanti bukan berarti kita tak mempersiapkan tim," jawabnya.
Menurut Andry yang juga berprofesio seorang pengacara ini,
PSMS akan terus melakukan segala pembenahan di berbagai segi. Baik personalia team maupun komposisi skuat PSMS. "Dengan tujuan agar pada saat adanya pertandingan resmi, apakah itu turnamen maupun kompetisi yg diadakan di negeri ini
PSMS Medan sudah siap. Artinya kesiapan ini dengan tujuan suatu prestasi membanggakan seluruh masyarakat
medan," bilangnya.
Bukti keseriusan
PSMS mengembalikan kejayaan adalah dengan terus menggelar latihan rutin di lapangan Makodam, Jalan Gatot Subroto dan menggelar uji coba di Stadion Teladan. Di saat klub-klub lain memilih membubarkan diri hingga batas waktu tak tentu, skuat Ayam Kinantan justru solid.
Semenjak didukung penuh oleh Pangdam I/BB,
PSMS semakin membaik dalam financial. "Kami tak mau membahas pro dan kontra dari kisruh atau disanksi ini. Sebagai tim, kami hanya memikirkan tujuan akhir adalah prestasi. Itu saja," pungkas Andry Mahyar.