Dian Fitriani/Nadiya Melati Kembali Berjaya di Pulau Dewata

Dian Fitriani/Nadiya Melati Kembali Berjaya di Pulau Dewata

Nov 10, 2018 - 21:35
 0
Dian Fitriani/Nadiya Melati Kembali Berjaya di Pulau Dewata
Dian Fitriani/Nadiya Melati (Pertamina Fastron Jakarta) kembali berjaya di Pulau Dewata
BOLAHITA.ID, BALI - Dian Fitriani/Nadiya Melati (Pertamina Fastron Jakarta) kembali berjaya di Pulau Dewata setelah berhasil meraih kemenangan dari pasangan Pia Zebadiahbernadet/Tiara Rosalia Nuraidah (Jaya Raya Jakarta/Mutiara Cardinal Bandung) dengan skor 21-14, 14-21, 21-12 pada laga final nomor ganda dewasa putri Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Li Ning Open 2018.

"Di game pertama menurut saya menangnya juga dari pengaruh kontrol bolanya yang susah karena kita menang angin, jadi mereka banyak out dan  ragu-ragu. Untuk bola depannya mereka lebih matang dari kita, jadi kendalanya waktu kita game pertama dan mereka game kedua itu sama yaitu angin, jadi menang angin dan kontrolnya jadi susah,” kata Nadiya.

Usia menang bukan menjadi penghalang seseorang untuk bisa meraih kesuksesan dan hal itu bisa dibuktikan oleh Nadiya Melati. Perempuan 32 tahun tersebut masih bisa meraih gelar juara. Bahkan untuk tahun ini Nadiya sudah berhasil mengoleksi 5 gelar Djarum Sirnas bersama Dian Fitriani.

“Kalau udah berumur ga gampang ya jadi juara, umur udah 32 jadi kondisi itu sudah balik kalau udah cape, tapi gimana caranya saya bisa terus konsisten gitu walaupun saya pagi latihan, sorenya harus ngelatih, tiap hari kaya gitu terus dengan segala keterbatasan kita ga ada pelatih tapi kita bersyukur masih bisa ngerasain juara,” ucap Dian.

Ini merupakan gelar kelima mereka setelah sebelumnya berhasil meraih gelar di Djarum Sirnas Premier Jawa Tengah Open, Djarum Sirnas Sulawesi Selatan Open, Djarum Sirnas Jakarta Open, Djarum Sirnas Kalimantan Timur Open dan Djarum Sirnas Bali Open.

Menang tidak mudah udah bisa mengatur waktu dan berkomunikasi di luar lapangan, karena akan berpengaruh jika komunikasi diluar lapangan buruk, maka di dalam lapanganpun akan seperti itu, terlebih untuk pemain ganda. Selain itu, soal kenyamanan menjadi faktor lain yang bisa berpengaruh untuk hasilnya.

“Kita sebetulnya gimana mood, kalau ga mood latihan kita ga akan latihan, bahkan kita pernah sampe satu minggu ga latihan karena ga mood. Kalau di lapangan itu Dian yang bawel, tapi kalau latihan saya yang bawel. Ya itu cuman buat komunikasi kita tetap jalan,” Dian.

Pasangan tersebut sudah pernah merasakan juara di Pulau Dewata ini ketika Djarum Sirnas Bali Open 2014. Saat itu mereka berhasil kandaskan Devi Tika Permatasari/Keshya Nurvita Hanadia (SGS PLN Bandung) dengan straight game langsung, 21-17, 21-15

Sementara itu, mereka akan rehat sejenak sebelum mempersiapkan mengikuti seri terakhir Djarum Sirnas yang akan digelar di Surabaya Jawa Timur pekan depan.


What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow