BOLAHITA - Kisah menyedihkan kian dirasakan Saktiawan Sinaga. Pasca tak kejelasan kompetisi, justru karir Sakti - panggilan akrabnya diprediksi akan berakhir. Pasalnya saat memperkuat klub lokal Mencirim City di salah satu turnamen hari Kamis (11/6)lalu, otot tendon kaki kanannya putus.
Tak hanya itu tulang tumitnya juga mengalami retak. Eks striker Pusam Borneo ini pun terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda
Sumut dan langsung melakukan operasi. "Selamat tinggal sepak bola," begitu status BBM Saktiawan Sinaga usai menggelar operasi. Pun demikian, eks pemain timnas U23 beberapa tahun lalu ini dimotivasi bisa bermain kembali.
Ditemui Sakti masih merasakan ngilu di bagian kaki kanannya. Pen yang ditanam di bagian otot tendonnya, baru bisa dilepas dalam waktu 2 bulan. "Belum tahu lah ini, bisa main bola lagi atau tidak. Saat ini fokus untuk penyembuhan biar bisa main sama
PSMS Medan. Soalnya kemarin sudah dihubungi dan tanggal 23 Juni ikut latihan," ujar Sakti di RS Bhayangkara, Sabtu (13/6).
"Saat ini umur 33 tahun, niatnya tahun depanlah pensiun. Mau bagaimana lagi, ini udah nahas. Mungkin setelah ini ngurus klub Dragon ajala," sambung Sakti.
Sementara itu, Dokter Herling Pangkerego, SpOT yang menangani Saktiawan Sinaga mengatakan cedera yang dialaminya cukup parah. Dokter juga menyarankan agar Sakti tidak bermain sepal bola selama 1 tahun, "Sakti mengalami Ruptur Tendon Achylev, di mana urat tendon putus, ditambah tulang tumitnya retak. Kemungkinan ia tidak bisa main bola selama 1 tahun untuk sembuh total," pungkasnya.