Indonesia Buka Peluang di SEABA

Indonesia Buka Peluang di SEABA

Jun 22, 2013 - 09:50
 0
Indonesia Buka Peluang di SEABA
Thailand saat melawan Singapura lalu. Mereka kalah tipis dari Indonesia kemarin
Tim rumah Indonesia menjaga asa untuk meraih tiket FIBA Asia dengan menumbangkan Thailand lewat kemenangan dramatis 89-88 lewat overtime, Jumat (21/6) kemarin di GOR Samudera Medan.  

Dengan ini persaingan menjadi ketat dan penentuan akan digelar Sabtu (22/6) sore ini saat menghadapi Singapura. Di laga lain Malaysia di atas angin dengan meraih kemenangan keduanya dengan menumbangkan Singapura 64-58. Timnas Indonesia kali ini tak diperkuat guard andalannya Kelly Purwanto karena cedera.

Kali ini peran yang ditinggalkan pebasket Pelita Jaya itu diambil alih Dirk Mario Gerungan. Ambisi harus menang membuat Indonesia tampil agresif sejak awal. Seperti biasa shooter-shooter handal Merah Putih menjadi senjata dengan berondongan tembakan tiga angka di kuarter awal. Bima dan Xaverius lebih dulu memukau. Ditambah dua tembakan tiga angka beruntun Oki Wira membuat tuan rumah memimpin 15-10 di kuarter 1. 

Di kuarter kedua, Thailand coba bangkit lewat aksi Attaporn Lertmalaiporn. Kali ini Thailand mampu membuat skor ketat pada kedudukan 28-28. Tembakan tiga angka Rizki membuat Merah putih kembali unggul tiga poin. Namun aksi Darongpan membuat skor kembar 33-33. Tembakan tiga angka dan lay up Andika membuat Indonesia tetap menjaga keunggulan 38-35.

Di kuarter ketiga Indonesia coba menjauhkan margin lewat dua kali fast break kolaborasi Wahyu-Gerungan-Oki hingga Indonesia unggul lima angka, 42-37. Namun Attaporn menyulitkan Isman Toyib dengan dengan aksinya. Center jangkung Aspac itu membuat dua foul. Thailand sempat berbalik unggul 43-42. Beruntung mental Xaverius dkk tak langsung down. 

Dengan sabar mereka kembali memimpin lewat three point Rizki dan aksi steal Bima hingga Merah Putih tetap memimpin lima angka menuju kuarter penentu. Pelatih Rastafari Horongbala juga tak bisa memaksakan center Ferdinand yang sudah terperangkap foul trouble di kuarter keempat.

Namun petaka buat Indonesia karena Thoyib justru terkena foul out. Dengan Ferdinand yang bermain hati-hati dalam defence, Thailand coba mengejar dalam tensi laga yang semakin meninggi. Kondisi tuan rumah diperburuk dengan cederanya Xaverius di sisa 5 menit. Ketegangan tinggi pun melanda. Aksi 3 point Wattana dan lay up center Ghogar membuat Thailand berbalik memimpin 72-70. 

Namun justru Ferdinand yang menjadi kunci dan sederet aksinya membuat Indonesia memimpin 74-72. Tembakan tiga angka Bandit Lakhan dibalas Andika dengan cara yang sama. Di sisa 30 detik, Thailand menyamakan angka 77-77. Dua free throw Ferdinand di sisa 15 detik membuat Indonesia kembali memimpin 79-77. Dibalas Wattana dan overtime. Saat overtime, Thailand menggila. Wattana membuat Indonesia tertinggal empat poin. 

Namun asa dijaga Bima dan Gerungan hingga Indonesia. Bahkan di detik-detik menegangkan Indonesia berbalik unggul lewat free throw Bima hingga unggul setengah bola saja hingga akhir laga. Asisten pelatih Indonesia, Antonius Joko mengatakan timnya menunjukkan mental bertarung hingga mampu mengatasi saat-saat menegangkan.

"Anak-anak mampu mengatasi ketegangan. Peluang terbuka. Syaratnya kami harus menang dengan selisih angka yang lebih baik menghadapi Singapura biar aman," ujar Joko. 

Sementara center tim, Ferdinand Damanik mengatakan kepercayaan diri menjadi kunci kemenangan timnya. "Yang penting anak-anak percaya bahwa kami bisa menang. Peluang ada atas kerjasama dan kerja keras kami," pungkasnya. (Bolahita)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow