Indonesia yang diwakili tim Basket Dell Aspac gagal melaju ke partai final SEABA ke -10. Saat menantang Singapura di laga penentu tadi malam di Gor Samudera
Medan, Indonesia malah kalah dengan skor 64-74 (21-24, 34-51,54-59, 64-74).<br><br>Di partai final Minggu (23/6) nanti, Thailand kembali akan bertemu dengan Malaysia; lawan yang sudah dikalahkannya dalam laga penentu tadi dengan skor 63-47. Sebenarnya peluang Indonesia bertemu Thailand di partai puncak sudah terbuka, saat Malaysia kalah.<br><br>Namun harapan mampu mengalahkan Singapura malah tak terjadi. Absennya Purwanto Nugroho (Kelly) dan Wahyu membuat serangan Indonesia menurun. Singapura justru tampil lebih baik dari Indonesia. <br><br>"Saya pribadi puas dengan hasil hari ini, tapi tidaklah bagi PB Perbasi. Dan Saya tak bisa membohongi faktor fisik lagi sangat terlihat. Pemain juga terlambat dalam start awal, kita tertinggal jauh," ujar Rastafari pelatih Indonesia usai pertandingan.<br><br>Selain itu, faktor absennya Wahyu dan Kelly juga menjadi faktor besar. "Tanpa mereka berdua, Saya rasa sudah maksimal. Dan memang hari ini Singapura bermain bagus. Tapi bukan berarti kita buruk. Kita sempat mengejar di kuarter kedua hingga keempat. Tapi kondisi fisik memang sangat mempengaruhi. Dan ini sudah saya sampaikan ke PB Perbasi," sambungnya.<br><br>Rastafari mengaku kekalahan ini sudah tanggungjawabnya. Pundemikian catatan yang sudah diraih adalah telah mengalahkan tim tangguh Thailand. "Saya rasa untuk Sea Games nanti, mereka (Kelly, Wahyu, Ferdinand, Red) akan semakin membaik," pungkasnya. (
Bolahita)<br>