Ini Dampak Besar Kalau Liga Indonesia Tak Digelar

Ini Dampak Besar Kalau Liga Indonesia Tak Digelar

Jan 31, 2021 - 19:26
 0
Ini Dampak Besar Kalau Liga Indonesia Tak Digelar
Suharto AD

BOLAHITA, MEDAN - Mantan pelatih PSMS Medan, Suharto AD menilai bahwa akan ada dampak buruk jika kompetisi tak kunjung digelar.

Suharto AD menilai berhentinya kompetisi sepak bola Indonesia sangat berpengaruh negatif pada proses pembinaan pemain muda maupun usia dini di level grassroot.

Tak diputarnya kompetisi sepakbola Indonesia hingga saat ini baik liga 1, liga 2, liga 3, kompetisi elite pro academy untuk usia muda maupun yang lainnya secara tak langsung jadi penghambat perkembangan sepakbola Indonesia.

"Kompetisi sejatinya sangat perlu bagi pemain muda. Karena kompetisi ini penting juga untuk perkembangan sepakbola generasi muda dan juga kemajuan karir pesepakbola belia," ujar Suharto AD.

“Kompetisi bisa menjadi motivator bagi pemain pemula dan usia dini agar terpacu untuk menjadi pemain hebat. Mereka adalah generasi penerus ,” ucap Suharto AD.

Jadi kata Suharto AD tanpa kompetisi tak hanya berpengaruh dan merugikan bagi klub, pemain, maupun pelatih saja tetapi juga hingga ke level akar rumput (grassroot) yang banyak terdapat talenta pemain muda. Dia pun berharap kondisi kevakuman ini tidak berlangsung semakin lama.

Indonesia harus mampu bergerak dan mengambil solusi terhadap liga meski masih di tengah pandemi covid19 saat ini. Sebab tak sedikit juga negara lain mampu menggelar kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat di tengah pandemi virus Corona yang masih terus berusaha dihilangkan.

"Ya kita tunggu saja keputusan PSSI dan kelanjutan liga tahun ini," pungkas pelatih yang turut membawa PSMS Juara Piala Kemerdekaan tahun 2015 itu.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow