BOLAHITA, MEDAN - PSMS Medan harus benar-benar matang memikirkan penggunaan kuota kipernya di musim ini. Karena satu dari dua yang telah direkrut beberapa waktu lalu, Adi Satrio kini dipanggil timnas Indonesia U-19. Saat ini yang tersisa, hanya Herlian Laksono.
Adi Satrio sedang menjalani pemusatan latihan di Thailand kurang lebih dua minggu. Mereka mau melakukan persiapan untuk event AFC U-20 di Uzbekistan. Sdangkan Bayu Anggara masih berstatusnya trial. Nasibnya belum diputuskan oleh manajemen akan dikontrak atau tidak.
Manajemen sendiri hingga sejauh ini sudah dikabarkan menjalin komunikasi dengan Abdul Rohim. Kiper Persebaya Surabaya dan sekaligus eks
PSMS Medan di musim 2017 lalu ini diprediksi kembali akan bergabung.
"Posisi kiper saat ini memang tinggal satu karena Adi sedang dipanggil Timnas. Tapi saat ini kita sudah deal dengan satu kiper. Artinya kalau nanti masuk satu kiper, otomatis akan diisi oleh tiga orang," ujar Mulyadi Simatupang, Manajer PSMS.
Melihat kondisi kiper yang masih sepi saat ini, Mulyadi berencana akan menambah kiper keempat nantinya. Itupun ia masih melihat situasi dari Adi Satrio. Jika Adi masuk skuat Timnas U-19, otomatis pemain muda itu akan lebih banyak menghabiskan waktu membela negara.
"Kita lihat lagi bagaimana situasi dari Adi ini. Kalau lebih banyak menghabiskan banyak waktu bersama Timnas, ada rencana kita menambah kiper keempat. Tunggu sampai batas pendaftaran Liga 2 berakhir lah," ucap Mulyadi Simatupang.
Selain Adi Satrio yang dipanggil Timnas U-19, Pelatih Kiper
PSMS Sahari Gultom juga dipanggil. Gultom yang sebelumnya juga Pelatih Kiper Timnas U-19 mendapat kepercayaan lagi.
Posisi Pelatih Kiper
PSMS pun sempat kosong pascaditinggal Gultom. Namun Manajemen tak mau terlalu lama kekosongan pelatih, alhasil mereka merekrut M Halim sebagai pengganti Gultom sementara.