Kalau Ini Materinya, PSMS Jangan Cerita ISL

Kalau Ini Materinya, PSMS Jangan Cerita ISL

Jan 18, 2017 - 09:37
 0
Kalau Ini Materinya, PSMS Jangan Cerita ISL
Kemampaun Fiwi Dwipa dan M Adli di PSMS membutuhkan peran pemain senior yang lebih berpengalaman
MEDAN, BOLAHITA - Amrustian yang juga tercatat sebagai salah satu algojo penendang penalti di final Perserikatan tahun 1985, antara PSMS Medan versus Persib melihatnya pesimistis. Sejak dimulainya seleksi Selamet Riadi di lapangan sepakbola Makodam I/BB, dia melihat tidak ada program perekrutan pemain yang jelas.

"Terkadang seleksi berjalan tiga hari lalu libur. Dan apa yang diseleksi Mahruzar sekarang juga masih sama statusnya, pemain seleksi yang diseleksi Selamet Riadi lalu. Ya Mahruzar hanya melanjutkan saja istilahnya," katanya.

Mantan pelatih PSBL Langsa ini melihat materi tak sesuai dengan target yang diusung pengurus PSMS. Jika mengandalkan yang ada saja, dia memprediksi Mahruzar Nasution akan pusing tujuh keliling. Apalagi pemain incaran anak Medan yang di PS TNI justru tak berhasil didatangkan.

"Kalaulah materi yang ini, kita jangan cerita ISL. Mahruzar harus ekstra keja keras, karena bertahan aja gawat. Dalam pengamatan Saya, pemainnya dibawah standart. Saya pikir ini harus segera diperhatikan, jangan sampai PSMS bubar karena terjun ke Liga Nusantara," beber Amrustian.

Keinginan PSMS Medan memulangkan anak Medan yang memperkuat PS TNI di Torabika Soccer Championship gagal total. Hanya Legimin Rahardjo dan Hardiantono yang sudah ikut latihan bersama. Sedangkan Aldino Herdianto, Syaiful Ramadhan, Wiganda Pradika direkrut kontenstan ISL, Mitra Kukar. Teranyar Tambun Naibaho diboyong ke Semen Padang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow