Kwarta Versus PSMS "Kalah Menuju Liga Nusantara"
Kwarta Versus PSMS "Kalah Menuju Liga Nusantara"
"Kalo kami mau aman bertahan di Divisi Utama, lawan PSMS harus menang. Karena peluang kami untuk bersaing lolos sangat sulit. Kalaupun menang dalam laga sisa hanya mengumpulkan 20 poin. Jadi kami harus menang dan cukup bertahan saja," ujar Slamet Riyadi pelatih PS Kwarta.
Situasi menegangkan ini memang sangat diakui kubu Burung Sumatra - julukan PS Kwarta. Apalagi laga penentuan bermain dengan PSMS Medan yang juga sangat membutuhkan kemenangan, agar keluar dari zona degradasi. "Saya pikir sebagai pendatang baru di Divisi Utama, dengan bertahan di Divisi Utama musim ini sudah bagus. Menghadapi PSMS yang kini membaik, Saya tekankan ke pemain jangan menjadi beban. Anggap saja kita juga mendapat dukungan dari suporter mereka," bilang Slamet Riyadi. PS Kwarta menyisahkan satu laga terakhir melawan PSBL Langsa ditempat netral. Bagaimana dengan PSMS?
Duel ini juga cukup penting agar keluar dari zona merah klasemen. Dalam tiga laga sisa, PSMSÂ dituntut finish dengan 19 poin. "Sebenarnya nasib dan persoalan kami dengan PS Kwarta sama. Hanya persentase siapa yang lebih besar degradasi ada pada mereka. Yang pasti kemenangan atas PSPS kemarin telah memacu motivasi pemain, kembali bisa menang," kata Legirin pelatih PSMS Medan.
Laga derby penentu ini memang akan berlangsung seru. Legirin yakin bahwa skuad tim besutan Slamet Riyadi ini akan bermain ngotot. "Bermain dengan semangat, itu menjadi salah satu kelebihan Kwarta. Tapi kami sudah punya alternatif mengalahkannya. Menghadapi Kwarta kami menang dan harus mencapai 19 poin di akhir kompetisi. Itu sudah membuat PSMS aman," pungkas Legirin.
What's Your Reaction?