MEDAN, BOLAHITA - Pekan ini menjadi penentu terakhir bagi pemain pelamar profesional di
PSMS Medan. Menghadapi TGM, Rabu (13/1/2016) petang di Stadion Teladan, nasib M Affan Lubis dkk diputuskan.
Setelah itu,
PSMS akan memfokuskan persiapan tim dan mencari pemain amatir. "Sesudah pertandingan itu nanti (lawan TGM, red) kita akan putuskan. Siapa pemain profesional yang pantas kita rekomendasikan," tegas Suharto AD pelatih
PSMS Medan. Sebelumnya deadline pemilihan pemain seleksi disaat melawan Gumarang FC lalu. Namun Suharto masih berbaik hati, memberikan tambahan waktu kepada pemain. "Saya melihat di uji coba pertama sepertinya belum kena. Kita kasih waktu lagi di uji coba kedua ini. Setelah itu kita pertimbangkan pemain yang direkrut," sambungnya.
Bersua dengan TGM, Affan Lubis dkk akan diberikan kesempatan. Sehingga mereka leluasa menunjukkan kualitas individu. Makanya Suharto akan menurunkan seluruh pemain seleksi meski disisip dengan pemain lama. "Semua pemain pelamar besok diturunkan semua. Kita kasih giliran buat mereka. Karena sebagian ada yang kita suruh enggak datang kemarin. Jadi ini saatnya mereka tunjukkan kualitasnya," bilang Suharto.
"Menghadapi TGM, saya mau melihat apa yang sudah dilatih beberapa hari ini," tambahnya. Selain itu, misi di uji coba kedua, Suharto kembali menargetkan perbaikan penampilan saat melawan Gumarang FC lalu. Soal transisi, karakter tim akan menjadi catatan penting.
"Kita akan pantau secara keseluruhan, baik pemain lama dan yang seleksi. Uji coba pertama tak membuat Saya puas. Mereka harus memperbaikinya saat melawan TGM," tegas Suharto AD. Sejauh ini seleksi
PSMS Medan terus berjalan. Sejumlah pemain profesional pun kembali berdatangan. Sebut saja Anggi Topano yang sebelumnya memperkuat PS Bengkulu dan Asnul Rifan yang memperkuat Lampung FC.
Sebelumnya,
PSMS Medan dijadwalkan melawan PPLP Sumut. Namun gagal digelar karena tidak belum siapnya tim sepakbola PPLP tersebut.