Mardi Lestari Harapkan Penggantinya

Mardi Lestari Harapkan Penggantinya

Jun 3, 2012 - 13:19
 0
Mardi Lestari Harapkan Penggantinya
<br>
Mantan atletik sprinter nasional dan internasional, Mardi Lestari  mengharapkan suatu saat nanti ada seseorang bakat muda sebagai penggantinya. Pria Jawa kelahiran Binjai, Sumatera Utara, 19 Januari 43 tahun silam ini melihat banyak bakat muda di Sumatera Utara (Sumut) dan untuk mencari sosok pengganti dirinya, ia bertekun menjadi seorang pelatih atletik.<br><br>Saat disambangi di Program Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Jalan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal, Mardi menjelaskan bakat yang dimiliki atletik di Sumut ini banyak. “Keinginan untuk mencari pengganti saya dan menciptakan seseorang itu menjadi seorang atletik itu pasti ada di hati saya,” kata pria yang pernah bertahan dari 16 pelari yang masuk dalam lomba 100 meter atletik olimpiade Seoul tahun 1988 silam.<br><br>walaupun dalam hati sanubari yang terdalam ingin menciptakan atlet sebagai penggantinya, namun ada hal yang dirinya tidak yakni 100 peren bahwa keinginan itu akan terkabul. “Sekarang ini saya dipercayakan untuk menjadi pelatih di PPLP ini, akan tetapi apakah yang saya ajarkan ini akan tetap dipertahankan atau tidak, saya pun tidak yakin,” bebernya.<br><br>Ketidak yakinan itu kembali ditegaskan olahragawan Terbaik tahun 1988 dan 1989 pilihan para wartawan olahraga yang tergabung dalam Siwo/PWI, sewaktu-waktu pengajaran atlet akan merubah dikala atlet tersebut pindah. “Setiap saya mengajari anak-anak latihan, saya selalu membuat yang terbaik untuk menciptakan mereka sebagai atletik pengganti saya. Tapi apakah system pengajaran saya ini akan tetap dipakai, ketika atlet saya saya bina pindah ke tempat yang lain yang lebih tinggi,” katanya dengan nada bertanya.<br><br>Pun demikian, atlet yang pernah mencatat waktu 10,32 detik saat babak kedua seri keenam menuju babak semifinal bersama dengan Carl Lewis (AS), Ben Johnson (Canada), Linford Christie (Inggris) di Olimpiade Seoul 1988 itu menjelaskan bahwa ia akan akan tetap memberikan pengajaran latihan berdasarkan lisensi yang dimilikinya. “Apa pun jadinya nanti, saya akan tetap menjadi seorang pelatih dan mengajari anak-anak didik saya untuk bisa menjadi pengganti saya ke depan,” harapnya.(Bolahita)<br>

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow