Membantu PSMS Bukan dengan Tidak Digaji
Membantu PSMS Bukan dengan Tidak Digaji
Seleksi tersebut dianggap tak jelas tujuannya. Karena sebelumnya PT. Liga Indonesia melalui Joko Driyono menegaskan kepada semua klub wajib menyelesaikan utangnya bila mau ikut berkompetisi.
Nah, PSMS sendiri sama sekali belum melakukannya. Selain itu seleksi di Pasar 10 itu juga diikuti pemain yang ikut serta tak jelas kualitasnya. Kritikan terus mengalir kepada Indra Sakti Harahap yang dianggap sudah tak sanggup lagi memimpin PSMS.
"PSMS bersatulah, toh kalaupun Indra Sakti ketua umumnya, kita sudah tau ujungnya. Yang ada pemain tak dihargain. Buktinya pemain enggak dibayar gajinya. Apa itu enggak fakta," kata Saktiawan Sinaga pemain PSMS LPIS.
"Pemain yang ikut seleksi di Pasar 10 itupun enggak jelas. Kita sebagai pemain juga harus memiliki sikap atas masalah PSMS ini, kita juga harus membantu menyelamatkan. Tapi bukan dengan cara membiarkan kita tidak digaji. Kasihan bila PSMS harus mengalami situasi buruk seperti ini. Coba mereka (pengurus, Red) bersatu, Saya yakin sepakbola kita bisa bangkit," sambungnya.
Sakti - panggilan akrabnya tidak habis pikir bila musim ini PSMS harus absen berkompetisi. "Kalau memang sekarang sudah ada calon ketua umum, sebaiknya bisa merangkul dua pengurus PSMS ini dan mempersatukannya. Mari berpikir untuk PSMS juara," pungkasnya.
What's Your Reaction?