BOLAHITA - Pernyataan ketua umum PSMS Medan yang sudah digantikan, Indra Sakti Harahap soal RALB kemarin tak sah dianggap salah. Karena Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digemborkannya tak memiliki alasan. Apalagi badan hukum yang didaftarkan ke PSSI adalah milik pribadi, bukan atasnama PSMS Medan.
"Kita tegaskan bahwa
PSMS Medan itu satu. Tidak ada
PSMS yang pro ke transisi atau sebagainya. Toh PSSI sudah memberikan restu dengan hasil RALB ini," ujar Nobon Kayamudin ketua panitia pelaksana RALB
PSMS kemarin sore di lapangan Makodam.
"Soal RUPS itu, ketua yang sudah diganti itu (Indra Sakti, Red) salah cakap. Ini harus kita luruskan, agar masyarakat mengerti. Karena sampai sekarang di
PSMS itu sendiri belum pernah ada badan usaha. Indra sendiri mendaftarkan badan usaha milik pribadinya. Makanya kalau adapun RUPS, ya itu dia dengan badan usah dia. Bukan dengan anggota klub
PSMS Medan," sambungnya.
Legenda
PSMS Medan ini juga menilai selama memimpin
PSMS lalu, Indra Sakti belum pernah mengajak atau mengundang klub-klub anggota membentuk badan usaha. "Jadi ini hanya persoalan legowo dan sikap fair saja. Legowo sajalah Indra," pungkas Nobon.