MEDAN, BOLAHITA - PS Kwarta gagal memenuhi ambisi menjadi juara Kapolres Langsa Cup 2015. Pada final Sabtu (4/10) di Lapangan Garuda Sungai Pauh Kota Langsa, Faisal Azmi dkk kalah adu penalti 2-5 (0-0) dari Peusangan Putra Bireuen.
Laga baru berjalan semenit Kwarta sudah unggul lewat gol Dimas Satria Roja. Unggul cepat tak lantas membuat selanjutnya laga menjadi mudah bagi Kwarta.
Upaya Peusangan Putra menyamakan kedudukan berbuah manis pada menit ke-15 lewat Nanda Lubis. Skor 1-1 membuat laga menjadi semakin ketat.
Kwarta yang dimotori duet Jecky Pasarella dan Malik Djabbar Pinem menciptakan sejumlah peluang. Namun mereka kesulitan menembus disiplinnya pertahanan tim dari Bireuen itu. Malah Kwarta harus kehilangan gelandangnya, Dimas Satria Roja karena cedera lutut.
Kehilangan Dimas semakin sulit bagi Kwarta. Hasilnya tak ada tambahan gol bagi Kwarta. Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Saat adu penalti, Peusangan kembali membuktikan sebagai tim yang jago dalam adu tendangan 12 pas itu. Terbukti mereka ke final juga dengan menumbangkan PSLK Lhokseumawe lewat adu penalti.
Empat algojo Peusangan Mora Handika, Kausar, Nanda Lubis dan Dedi Rinaldi sukses menunaikan tugasnya. Sementara Kwarta hanya Kiki Lissusanto yang berhasil menjaringkan bola. Kegagalan Jecky Pasarella dan Denni Setiawan membuat gelar juara menjadi milik wakil Bireuen itu.
“Ya sebenarnya kita punya banyak peluang. Namun gagal dimaksimalkan menjadi gol. Ya, hasil ini harus kita terima karena kita sudah berusaha dan dari awal memang tidak menargetkan apa pun,” kata Edu Juanda, arsitek tim Kwarta.
Sebagai juara Kapolres Langsa Cup ke-1 Tahun 2015 ini, Peusangan Putra berhak atas piala dan dan uang tunai Rp25 juta. Sementara Kwarta memperoleh piala dan uang tunai Rp15 juta.