SURABAYA. BOLAHITA - PSMS Medan resmi menobatkan diri sebagai jawara Piala Kemerdekaan 2015. Melawan Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9) malam, Ayam Kinantan menang dramatis 2-1.
Dramatis dan gigih merupakan gambaran perjuangan tim asuhan Suharto AD tersebut. Kemenangan diraih pada menit-menit akhir pertandingan, sedangkan gigih karena
PSMS harus bermain dengan 10 sejak menit 38.
Pelatih PSMS, Suharto AD, mengaku puas dengan permainan timnya pada pertandingan kali ini. Berkat kerja keras dan semangat juang tinggi, pemain mampu membalikkan keadaan unggul walau dengan sepuluh pemain.
“Anak-anak bermain luar biasa hari ini, mereka fokus pada pertandingan tanpa memikirkan keadaan tertinggal dan kekurangan pemain. Tetap berusaha mencetak gol dengan memanfaatkan setiap peluang sekecil apapun itu,” tegasnya.
“Dari awal target kita memang menjuarai turnamen ini sebagai barometer pemain dan persiapan yang kita gelar selama ini. Di sisi lain, trofi juara ini sangat penting sebagai momentum kebangkitan sepakbola
Sumut dan
Medan khususnya,” jelas Guntur Triadji.
Seluruh pemain, menurut Suharto, sudah menyadari target tersebut. Harapan membawa trofi Piala Kemerdekaan ke Kota
Medan, memang sangat didambakan ribuan pendukung Ayam Kinantan.
“Kita sudah sampaikan bahwa harapan para pendukung
PSMS ada sama kita. Pemain sepakat untuk mendapatkan gelar juara,” pungkasnya.