BOLAHITA, MEDAN - Setelah memperoleh dua kekalahan beruntun, para legenda mengharapkan kemenangan saat menjamu Persija Jakarta, Jumat (6/4/2018) di Stadion Teladan.
"
PSMS harus semangat. Itu modalnya, karena kita main di kandang. Lawan Persija,
PSMS harus tampil menyerang tapi harus dengan ball position," kata Tumsila.
"Jangan terlalu cepat kehilangan bola. Begitu dapat bola, berilah ke Frets atau Suhandi," ucap Tumsila.
Pemain yang membawa skuad
PSMS berjaya meraih trebble winner Piala Suratin (1967, 1969, 1971) ini menambahkan
PSMS tak lagi harus mengandalkan permainan rap-rap total.
"Karena sekarang kalau istilah rap-rap enggak ada lagi. Aturan main sekarang lebih ketat dan wasit juga.
PSMS boleh rap-rap tapi ada carabya. Beda sama jaman dulu, kayak Nobon (Kayamuddin, legenda PSMS) sambil tidur bisa sliding," Tumsila.
"Mudah-mudahan lawan Persija kalau pelatih bisa memberikan motivasi, kita bisa menang atau seri. Jangan sampai kalah. Persija punya semangat setelah mengalahkan Arema. Mereka pasti punya target seri saja di sini sudah bagus," Tumsila.