Pemerintah Dukung PSSI Memperbaiki Sepak Bola Indonesia
Pemerintah Dukung PSSI Memperbaiki Sepak Bola Indonesia
Edy Rahmayadi menjelaskan, pertama bahwa PSSI akan memperbaiki sistem rekrutmen pemain."Sebab jangankan kita mencapai kualitas, kuantitas saja kita tidak bisa sampai. Untuk itu, petunjuk Presiden, semua menteri terkait mendukung ini," ujar Edy, usai rapat. Rekrutmen pemain ini akan dilaksanakan dalam jangka panjang dan jangka pendek.
Jangka panjangnya, PSSI akan terus mencari dan membina para pemain sejak usia dini dan menggalakkan kompetisi di tingkat U-17. "Nanti diharapkan setiap provinsi ada satu lapangan sepak bola berstandar FIFA," harapnya.
Sementara itu, jangka pendek akan dilaksanakan dengan cara naturalisasi. Apalagi ketum terbaru PSSI ini sangat berambisi menjuara event terdekat "Pengukuhan kepengurusan PSSI ini bukan seremonial, tapi sebagai tekad kami untuk membawa Indonesia berprestasi di tingkat Asia dan dunia," kata Edy.
Hal kedua yang harus dilakukan PSSI adalah perbaikan infrastruktur. Faktanya di Indonesia hanya punya dua stadion standar FIFA, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan dan Komplek Jakabaring, Palembang. "Nanti diharapkan setiap provinsi ada satu lapangan sepak bola berstandar FIFA. Ini juga perintah Presiden. Termasuk setiap desa akan ada lapangan bola," beber Edy lagi.
Ketiga, PSSI juga akan memulai perekrutan pelatih sepak bola. Berdasarkan data, jumlah pelatih di Indonesia sangat minim, yakni 167 orang. Angka ini sangat jauh jika dibandingkan dengan negara Malaysia yang memiliki 565 pelatih sepak bola. "Jadi pembinaan pelatih juga sudah ada petunjuk dari Presiden," tambahnya.
Sementara itu Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku jika Presiden menginstruksikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani untuk membentuk tim gabungan percepatan pembangunan sepak bola nasional. "Tim gabungan melibatkan seluruh lembaga, KONI, PSSI, untuk mempersiapkan apa langkah selanjutnya," ujar Pramono.
What's Your Reaction?