Motivasi Tambun Bagi Pesepak Bola Asal Daerah
Motivasi Tambun Bagi Pesepak Bola Asal Daerah
Pamor Tambun saat ini memang sedang memasuki masa emas. Membawa PSMS Medan juara Piala Kemerdekaan tahun 2015, memperkuat PS TNI diajang Torabika Soccer Championship 2016 dan mencetak lima gol. Kini pemain kelahiran Pangururan ini berbaju Semen Padang di level Indonesia Super League (ISL), atau yang nantinya akan akrab disebut Liga 1 Indonesia. Bagaimana perjalanan sosok Tambun Naibaho, dari Pangururan hingga berhasil menembus Senayan?
Ada beberapa hal menarik dari sosok striker Semen Padang ini untuk dijadikan motivasi bagi pemain lain. Perjuangannya di mulai dari menunjukan kemampuan dalam sebuah turnamen Sihar Sitorus Cup yang berlangsung di Samosir sekitar tahun 2008 lalu. Saat itu dia bersama beberapa rekannya terpantau oleh Parlin Siagian, yang menjadi pemandu bakat. Kemudian mereka diboyong ke Medan dan dilatih lebih baik lagi oleh pelatih berlisensi. Seiring berjalannya waktu, hanya pemain kelahiran Onan Baru,14 oktober 1990 yang dianggap berkembang dan dipertahankan masuk ke klub amatir Medan United.
"Awal perjuangan karir menuju sepak bola memang dimulai dari terpantau di turnamen itu oleh pak Parlin Siagian. Ada kebanggaan dianggap menjanjikan oleh seorang pelatih nasional," bilang Tambun Naibaho.
Tapi kebanggaan itu tak boleh disimpan selamanya dalam hati. Karena kata Tambun, menjadi seorang pemain handal tidaklah hal mudah. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi dan menggagalkan mimpi menjadi pemain sepak bola ternama. "Mental itu sangat mempengaruhi keberhasilan. Terkadang kita kalah terkadang menang. Terkadang kita mengalah dan itu harus untuk menang," ujar Tambun.
Sepak terjangnya Tambun sendiri pernah berhenti. Diberitakan cedera oleh media, padahal Tambun sama sekali tak mengalami injury. Kemudian juga tidak mendapatkan gaji selama putaran kedua di PSMS (2012, red). Hal itulah yang nyaris tak mau melanjutkan karirnya dan memilih menjadi pengusaha di daerah asal, Pangururan. Namun semangat diperoleh dari orang tua membuatnya bangkit. Tambun kembali dan berjiwa besar dengan memulai dari klub amatir bersama Persidi IDI. Kesabarannya berbuah hasil dengan diminta kembali ke Stadion Kebun Bunga memperkuat PSMS. "Itu tadi yang Saya bilang banyak tantangan yang harus dimentalkan dengan mental kuat kita," bebernya.
"Saya pikir tidak ada masalah dengan status kita yang berasal dari daerah. Kalau memang kita terus latihan rutin, serius, pasti akan ada jalan. Semoga semakin bertambah pemain-pemain dari daerah yang menembus level profesional. Itu harapan Saya," pungkasnya. ( )
Data Diri
Nama : TAMBUN DIFTY NAIBAHO
Tempat, Tanggal Lahir : Onan Baru,14 oktober 1990
Posisi : Striker / Winger
Tinggi : 170cm
Jenis Kelamin: Laki - Laki
Status : Belum Menikah
Agama : Kristen
Karir Bermain :
2009 : Medan United
2010 : Medan United
2011 /2012 : Pro Titan / ProDuta
2012 / 2013: PSMS Medan
2013 : Persidi ID
2014 : PSMS Medan
2015 : PSMS Medan
2015 : PS TNI
2016 : PS TNI
2017 : Semen Padang
What's Your Reaction?