RALB, Panitia Undang PSSI

RALB, Panitia Undang PSSI

RALB, Panitia Undang  PSSI
PSMS Medan
BOLAHITA.COM - Komite penyelamat PSMS terus melaju. Mereka tak perduli dengan tanggapan pengurus PSMS versi Indra Sakti, soal legalitas.

Malah dalam pertemuan di KONI Medan Sabtu (31/8) lalu, sebanyak 36 klub anggota klub telah membentuk tim. Memilih Idris SE (eks CEO PSMS di ISL, Red) menjadi ketua panitia menggelar Musdalub. Menguatkan kebenaran mereka, dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) nanti akan mengundang perwakilan dari PSSI.

"Dari awal kami sangat berhati-hati soal legalitas klub-klub. Makanya saat digelarnya Musdalub nanti, kami meminta ketua, pengurus atau perwakilan PSSI hadir. Ini sangat penting bagi legalitas dan kemajuan PSMS," ujar Julius Raja, ketua Komite Penyelamat. Bagaimana dengan pengurus Indra Sakti yang tidak mengakui?

Julius Raja justru mengaku sudah mengundangnya dalam pertemuan di KONI Medan lalu. Bahkan sosok dua ketum yang dianggap gagal juga turut diminta hadir. Meskipun terlambat, hanya sosok Benny Sitohang menghadirinya. 

"Mereka diundang semua kok. Kalau mereka memegang hasil kongres, PSMS mereka yang diakui, kenapa ketua umum PSSI mau menghadiri pertemuan klub anggota PSMS kemarin," tanya Julius.

King - sapaan akrabnya juga menilai bahwa kepengurusan Indra Sakti Harahap cacat. "Lihat saja rapat anggota luar biasa yang mereka gelar dulu, itukan seharusnya gawean pengurus, bukan mereka-mereka. Padahal saat itu pengurusnya masih ada. Idriskan saat itu masih menjabat sekum di PSMS. Jadi kalau mau ingat-ingat ke belakang sudah enggak perlu. Sekarang bagaimana PSMS ini bisa sehat," tegas Julius.

"Saya tak mau emosi dituding biang dualisme PSMS. Saya hanya mau berpikir bagaimana tim ini satu. Kalau ada pengurus yang mau berkorban dan tidak cari makan kenapa kita bendung," sambungnya.

Sementara itu, terpilihnya sosok Idris SE PSMS menjadi bahan pembicaraan. Pasalnya pria tersebut masih memiliki urusan persoalan gaji pemain dan official ketika PSMS berlaga di ISL. 

"Idriskan hanya ditunjuk klub sebagai ketua panitia saja. Belum tentu duduk dikepengurusan," pungkas Julius.