MEDAN, BOLAHITA - Pemberhentian Andry Mahyar dari jabatan manajer
PSMS Medan memunculkan gejolak besar di kalangan suporter. Dengan tegas, SMeCK Hooligan, Kampak FC dan
PSMS Medan Fans Club menolak keputusan tersebut.
Menurut mereka, diberhentikannya Andry Mahyar dari manajer tidak punya alasan kuat. Apalagi telah mempersembahkan prestasi Juara Piala Kemerdekaan 2015 bagi publik
Medan.
"Entah kenapa dia bisa dipecat. Heran saya, kenapa tiba-tiba dia dipecat, padahal selama ini kinerjanya bagus dan ada hasilnya. Dia baru menjabat sebagai manajer dan langsung membawa
PSMS juara Piala Kemerdekaan. Saya kecewa dengan pengurus PSMS," kata Lawren Simorangkir ketua umum SMeCK Hooligan kepada wartawan.
"Kami dari Kampak kecewa dengan pengurus
PSMS saat ini. Kenapa Bang Andry ini dipecat? Kami juga sudah tahu kinerja dia bagaimana selama jadi manajer. Dia juga bisa membawa
PSMS berprestasi. Jadi kami enggak terima keputusan ini," tambah Syaiful pentolan Kampak FC.
"Pengurus mending gak usah mengurus kalau hanya jadi benalu. Sekarang saatnya yang muda. Toh mereka itu selama pengurus
PSMS tak pernah berikan prestasi. Malah meninggalkan hutang bagi
PSMS Medan. Coba pikirkan itu," tegas Pak Us pentolan suporter.