BOLAHITA - Belum dibubarkannya persiapan PSMS Medan memang sudah menjadi kabar hangat di sepakbola nasional. Tim yang sempat terpuruk akibat tak sanggup membayar gaji dan makan nasi bungkus ini akhirnya menjadi salah satu tim terbaik saat ini.
Meski belum berkompetisi, namun dibawah dukungan Panglima I/BB Kodam, skuat Ayam Kinantan menunjukan keseriusan dan kesiapannya mengarungi kompetisi.
Bek PSMS, Riki Istianto mengaku senang bersama
PSMS Medan yang saat ini masih terus menggelar latihan dan uji coba. Baginya meskipun PSSI telah diberi sanksi oleh FIFA dan belum menemukan titik terang kompetisi berjalan, ia bersyukur gaji pemain di
PSMS terus berjalan.
"Yang pasti menguntungkan bagi kita. Semua tim uda pada bubar tapi kita masih lanjut latihan. Walaupun kompetisi belum jelas tapi disini kita masih terus bergaji dan alhamdulillah senang disini," ujarnya kepada wartawan.
Selain itu pemain berusia 20 tahun ini mengatakan membuat kebersamaan dan kekompakan tim semakin solid selama masih ada waktu. Ia yakin semakin solidnya tim ini akan membuat tim yang sulit dikalahkan.
"Kita juga bisa menambah stamina dan bisa menjaga kebersamaan dan kekompakan tim. Agar menjadi tim yang sulit dikalahkan," katanya.
Meskipun bosan latihan terus, ia tetap bersikap profesional. Ia mengaku saat ini tengah sangat merindukan keluarganya. "Kalau latihan terus sih ada bosannya juga karena rindu sama keluarga juga. Cuma kita ya harus profesional dan harus bertanggung jawab dalam bekerja," katanya.