BOLAHITA - Agresif di bursa transfer, SFC belum lepas dari permasalahan. Karena saat ini mereka punya enam pemain asing, yang berarti melebihi kuota regulasi musim sebelumnya.
Di sana ada Mahamadou N'Diaye, Makan Konate, Manuchekhr Dhzalilov, Yoo Hyun-koo, Alberto Goncalves, dan Esteban Vizcarra. Awalnya, manajemen SFC punya rencana bagu dengan menaturalisasi dua pemain.
Beto dan Vizcarra yang kebetulan memiliki Istri asal Indonesia memiliki peluang besar menjadi warga negara Indonesia (WNI). Namun, tetap saja SFC mesti punya rencana lain bila upaya naturalisasi gagal.
"Harapan kami sebelum Februari 2018, naturalisasi sudah selesai. Kalau mereka dicoret sih tidak, tapi kami cari opsi lain," kata sekretaris tim SFC, Achmad Haris.
SFC juga baru selesai menanti kedatangan satu pemain anyar lagi di penghujung 2017 ini. Dia adalah mantan pemain Bhayangkara FC, Alfin Tuasalamony.
Alfin sempat terlambat bergabung bersama SFC. Akan tetapi, pemain asal Tulehu, Maluku, itu meminta kelonggaran karena anaknya masih dalam keadaan sakit.
"Tapi Alfin sudah datang. Dia izin karena anaknya sakit, jadi harus menunda keberangkatan dari Ambon," kata pelatih SFC, Rahmad Darmawan.